WH.SUKABUMI – Warga Kampung Cibubuay, Ciawi Tali, dan Tarisi, Desa Cidadap, terpaksa berjalan kaki sejauh lebih dari dua kilometer menuju Kampung Cikopeng untuk mengisi daya ponsel mereka. Hal ini terjadi karena listrik di daerah mereka mati total akibat bencana longsor yang mengakibatkan sembilan titik longsor di mulai Desa Cibuntu dan Cidadap tertutup material longsor.

“Di kampung kami aliran listrik mati total. Tiangnya ada yang terbawa arus air Ci Mandiri, satu lagi roboh. Sudah empat hari dari malam Jumat sampai sekarang belum ada listrik,” ujar Sehun (58), warga Kampung Cibubuay RT. 04/17, Desa Cidadap, saat ditemui di Kampung Cikopeng, Senin (10/3/2025).
“Menurut Sehun, dirinya bahkan harus menggunakan sepatu bot demi menempuh perjalanan menuju Kampung Cikopeng hanya untuk mengecas ponsel karena komunikasi terganggu akibat listrik yang padam.
“Kondisinya sudah empat hari begini. Jarak dari sini (Kampung Cikopeng) sekitar dua kilometer lebih jalan kaki. Saya sampai pakai bot demi ngecas, karena komunikasi benar-benar terganggu,” tuturnya.
Beruntung, warga Kampung Cikopeng memperlihatkan solidaritas mereka dengan menyediakan jasa cas ponsel gratis. “Yang punya listrik ini Bu RT katanya gratis. Sangat membantu sekali buat kami yang benar-benar butuh komunikasi,” tambah Sehun.
(Nanan apon)
editor : Ida











