Dulu Tempuh 2 Kilometer Demi Air Bersih, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Rasakan Manfaat Sumur Bor TMMD ke-130 Kodim 0622
WH.SUKABUMI – Perjuangan masyarakat Kampung Cikiara Kebun dalam memenuhi kebutuhan air bersih kini mulai menemukan titik terang. Setelah sekian lama harus menempuh perjalanan sekitar dua kilometer menuju sungai, warga akhirnya dapat merasakan manfaat pembangunan sumur bor melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.
Pembangunan sumur bor yang berlokasi di Kampung Cikiara Kebun, RT 01/RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, tersebut menjadi harapan baru bagi sekitar 60 kepala keluarga (KK), sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan pendidikan di SDN Cikole, Kamis (22/10/2026).
Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama ketika musim kemarau berkepanjangan. Keterbatasan sumber air sebelumnya memaksa warga menghabiskan waktu dan tenaga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mulai dari mencuci, memasak, hingga keperluan mandi, cuci, kakus (MCK).
Tokoh masyarakat Kampung Cikiara Kebun, Bambang Sujana, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pembangunan sumur bor tersebut. Menurutnya, kehadiran program TMMD telah memberikan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat yang sebelumnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
_*”Dengan adanya sumur bor ini, warga kami tidak lagi kesulitan mendapatkan air. Kebutuhan mencuci, memasak, hingga penggunaan MCK di setiap rumah kini lebih terbantu karena ketersediaan air yang melimpah,”*_ ungkap Bambang.
Ia menuturkan, sebelum adanya pembangunan sumur bor, masyarakat harus berbondong-bondong menuju sungai yang berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman untuk memperoleh air.
Kondisi tersebut menjadi persoalan yang cukup berat, khususnya ketika musim kemarau panjang menyebabkan ketersediaan air semakin terbatas.
Bagi warga, pembangunan sumur bor bukan sekadar hadirnya fasilitas baru, melainkan sebuah perubahan yang memberikan kemudahan dalam menjalani aktivitas sehari-an
Tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, pembangunan sumur bor melalui program TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi juga membawa dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya SDN Cikole yang berada di wilayah Kampung Cikiara.
Salah seorang guru SDN Cikole, Nuneng, mengungkapkan bahwa keterbatasan air bersih selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihak sekolah, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan belajar.
Ketika musim kemarau berkepanjangan, para guru dan siswa kerap mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan toilet maupun membersihkan ruang kelas.
Kondisi tersebut tentunya berpengaruh terhadap kenyamanan aktivitas belajar mengajar, mengingat ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.
_*”Sumur bor hasil program TMMD ini merupakan jawaban atas harapan kami selama ini. Ketika kemarau panjang, kami kesulitan mendapatkan air bersih untuk toilet maupun membersihkan ruang kelas. Sekarang, anak-anak dan para guru lebih mudah melakukan kegiatan kebersihan di sekolah,”*_ ujar Nuneng.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi atas kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk sarana penunjang kebersihan di lingkungan pendidikan.
Kehadiran fasilitas air bersih tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para siswa dan tenaga pendidik, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
*Kepala Desa Apresiasi Pembangunan yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat*
Kepala Desa Mekarjaya, Wida Yunita, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD ke-130 yang dinilainya mampu menghadirkan pembangunan secara langsung sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, berbagai sasaran pembangunan dalam program TMMD, mulai dari infrastruktur jalan, sumur bor, fasilitas MCK, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), men
Editor : Ida
