ROY LUTURYALI KLARIFIKASIH BANTUAN INPEX KE WISATA WETURLELI LATDALAM

banner 468x60

WH.Maluku – Roy Luturyali mantan Pj Desa Latdalam Kecamatan Tanimbar Selatan Maluku,” membantah keras atas dugaan kuat Inpex mengalokasikan dana berupa uang tunai sebesar Rp 125 juta untuk renovasi rumah pergantian para pengunjung di lokasi wisata tersebut. Menurut dia, itu tidak benar.

Bantuan ke lokasi wisata weturleli Desa Latdalam itu adalah hasil usaha mantan Pj. Kepala Desa latdalam Roy luturyali, melalui proposal akhirnya inpex menjawab bantuan tersebeut,” bukan dalam bentuk nilai uang tetapi dalam bentuk materia lokal” tegas dia, kepada wartawan Senin, (17/2/2025).

Tegasnya, bantuan yang diberikan INPEX tersebut berupa bahan material lokal dan dibelanjakan sendiri oleh pegawai atau karyawan INPEX. Itupun saya sampaikan bertepatan dengan Acara Hut perpindahan desa latdalam tanggal 5 Oktober 2024, tempat alun – ulun Desa Latdalam.

Pada saat itu dihadiri dari pihak inpex, Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Tanimbar, dihadiri seluru pemangku kepentingan dan masyarakat desa latdalam.

Dalam kegiatan hut perpindahan desa latdalam itu resmi, sambutan Pj. Kepala Desa mengatakan bahwah, pihak INPEX memberikan bantuan untuk renovasi tempat wisata weturleli, Terkait bantua ini akan diberikan dalam bentuk bahan, tidak dalam bentuk uang tunai, dan dalam proses pekerjaan ini adalah suadaya masyarakat, jadi tidak ada upah tukang dan uang sopi untuk pihak petuanan,” beber Roy.

Bukan saja ruang ganti, tetapi 5 buah gasebu, pemasangan jaringan listrik, dengan manfaat setiap kegiatan apapun warga masyarakat dapat menikmati penerangan sebagai asas manfaat sendiri.

Semua material lokal dibelanjakan inpex sekaligus diantar ke tempat tujuan. Saat itu kami Pemerinth Desa Latdalam sementara memberikan waktu buka sasi kelapa bagi warga masyarakat menjelang natal dan tahun baru saat itu. Sehingga pekerjaan itu dikerjakan oleh pihak keluarga sendiri.

Terkait dengan bantuan ini, untuk kepentingan umum bukan kepentingan pribadi dirinya. Harapannya agar jangan ada yang backup sana sini, kata dia.

Sempat melalui telepon seluler berkomunikasi dengan saudara Galfein untuk ketemu. Namun yang bersangkutan tidak mau ketemu. Kemudian menjelang beberapa waktu, Luturyali meneleponnya lagi namun yang bersangkutan tidak merespon baik (Padam HP).

Berlanjut, dia, akan melaporkan oknum wartawan tersebut kepihak penegak hukum karena mengekspos berita tanpa dikonfirmasinya, dan dinilai melanggar kode etik. (HB)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *