PEMASANGAN. KAWAT. BRONJONG Di POTONG – POTONG. DINILAI OKNUM. PENGAWAS SDA, OP3, BBWS CITANDUY. TUTUP MATA

banner 468x60

WH.Tasikmalaya – Proyek bromjong( GABION) yang selesai dilaksanakan bulan september 2024, dalam pelaksanaan pemasangan bronjong diduga di potong-potong,hal tersebut dinilai akibat dari oknum pengawas SDA, OP3, BBWS Citanduy tutup mata, titik lokasi sungai ciloseh kampung Bengkok dua, Rt 03, Rw 10, Kelurahan Sukalaksan Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya

Sementara dalam proses pelaksanaan pemasangan bronjong harus mengikuti tahapan tata cara pemasangan yang baik dan benar, ketika poksi pengawas berpungsi, pekerja dilokasi pekerjaan tidak mungkin ada kesempatan untuk melakukan pemotongan kawat bronjomg.

Investigator Panji LPAP, mengatakan, kawat bronjong tidak boleh asal potong, harus ada rekomendasi dari pengawas sesuai kebutuhan, ketika di lokasi pekerjaan terjadi pemotongan kawat bronjong tanpa rekomendasi itu satu buah pelanggaran. dan tidak mungkin terjadi jika pungsi pegawas di jalankan, kecuali oknum pengawas tutup mata, atau mungkin karena ada sesuatu Ucapnya

Hasil investigasi kamis 17 September 2024 titik lokasi sungai ciloseh pekerjaan terlihat kawat bronjong di potong-potong,seperti pada trap bronjong bagian bawah, pinggir kiri dan kanan,bagian depan bawah bronjong hanya dilipat satu lobang kawat saja, selain adanya dugaan pemotongan kawat bronjong, pengisian bahan material pada bronjong juga masih terlihat rongga atau lubang yang tidak terisi bahan material, sehingga akan mengurangi kepadatan,padahal ketika tahapan pemasangan kawat bronjong mekanismenya dilaksanakan dengan benar, serta adanya pengawasan secara profesioanal, hal pemotongan tidak mungkin Terjadi, pelaksanaan pekerjaan sesuai spek itu tanggungjawab mulai dari pengawas, pejabat pelaksana teknis(PPTK) dan PPK, semua tidak dapat dipisahkan tanggungjawabnya, sesuai dengan poksi masing masing, Jelasnya

Ada beberapa tahapan tata cara pemasangan bronjong yang harus dilaksanakan, dari mulai mpersiapkan lokasi pemasangan bronjong, pengesetan bronjong dilokasi, pekerjaan pengikatan rangkaian bronjong satu dengan yang lain, tahap pengujian kekuatan rangkaiyan bronjong, tahap pengisian material rangkaian bronjong, pengujian kepadatan material bronjong, penutupan ayaman bronjong dan penyulaman, setelah ijin kepadatan dikeluarkan oleh direksi, dan manajer lapangan, ketika hal tersebut dilaksanakan tidak akan terjadi kecurangan di lokasi pekerjaan, asal semua pihak mulai dari pengawas, pelaksana teknis(PELTEK) dan PPK tidak tutup mata tegasnya

Adanya dugaan bronjong dipotong -potong, pada Pengawas, PPTK, PPK SDA 3, beserta Satuan kerja. (SATKER) BBWS CITANDUY, turun kroscek kelokasi pekerjaan,agar dapat. melihat secara langsung, bila dugaan pemotongan bronjong itu terbukti harusnya pasangan kawat dibongkar dan diganti dengan yang utuh, agar kekuatanya maksimal dan sesuai dengan umur bangunan, Pungkasnya, (NAISTIANI/ A, PENDI/ TIM)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *