Ribuan Guru Honor Datangi Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Desak Kepastian Status Dan Formasi P3K

banner 468x60

WH.Sukabumi – Ribuan Guru Honorer Bersatu Se-Kabupaten Sukabumi melakukan aksi damai ke Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di Komplek Perkantoran Pemda Jajaway Palabuhanratu, mereka mendesak kepastian nasib yang berstatus R3 dengan Masa Pengabdian lebih dari 10 Tahun Lebih tidak Lolos PPPK Paruh Waktu, Kamis (30/01/2025).

“Kami melakukan aksi ke Gedung DPRD Kab. Sukabumi karena mereka wakil rakyat yang bertugas untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah dan mengawal keuangan daerah atau yang disebut PAD, maka disini kami juga akan Desak Pemda Kab. Sukabumi Agar formasi dapat tersedia,” ucap Ketua R3 bersatu, Asep R kepada awak media.

Terkait masalah anggaran selepas INPRES No 1 Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo, lanjut Asep, sudah jelas bahwa anggaran tidak bisa lagi menjadi alasan Pemerintah Daerah.

“Karena disitu sudah jelas sehingga tinggal formasi saja yg perlu kami desak ke DPRD Kabupaten Sukabumi sebagai wakil Rakyat agar segera mendorong Pemda Kabupaten Sukabumi untuk memprioritaskan Masa Pengabdian Guru R3, jangan sampai ada kata paruh waktu, kami menuntut penuh waktu,” tegasnya.

Sementara itu, Korlap Aksi, Deril Sukma menyampaikan, pada hari ini kurang lebih ada 2.500 orang guru honor yang mengikuti aksi, dengan beberapa tuntutan terutama untuk status R3.

“Kita aksi dari 47 kecamatan yang ada di kabupaten Sukabumi untuk bersama-sama menuntut keadilan yang seharusnya diberikan oleh pemangku kebijakan,” ucapnya.

Adapun tuntutan yang akan disampaikan pada hari ini, Sambung Deril, terdiri dari beberapa poin mulai dari status paruh waktu agar dirubah menjadi full waktu, kemudian untuk pembentukan formasi oleh Pemda jangan dipersulit.

“Pertama target kita paruh waktu agar di full waktu, jangan sampai ketentuan ini berlaku khususnya di kabupaten Sukabumi itu sangat minim, khususnya untuk formasi berbeda dengan daerah-daerah yang lain dan hari ini pun di beberapa daerah melaksanakan aksi yang sama, yakni menuntut keadilan seadil-adilnya status R3 mengenai di full time kan,” jelasnya.

“Kemudian untuk di tahap 2 jangan sampai dipersulit oleh para pemangku kebijakan khususnya di pembentukan formasi, terutama kita yakini anggaran di kabupaten Sukabumi sudah mencukupi untuk penggajian guru honor,” lanjutnya.

Deril menegaskan, pada saat ini dari seluruh jumlah guru honor yang mengikuti aksi, yang statusnya R3 dan juga tahap dua itu masih banyak.

“Harapan kita hari ini yang diberikan para pemangku kebijakan khususnya di kabupaten Sukabumi itu memproritaskan guru honor di kabupaten sukabumi agar diangkat guru P3K,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deril mengatakan, jumlah guru honor di Kabupaten Sukabumi kurang lebih ada 6000 oranh yang memang harus diprioritaskan dan diangkat menjadi P3K.

“Untuk kuota sendiri kita tahap satu ada punya 800 di Kabupaten Sukabumi, untuk tahap dua ini kita berharap khususnya di Kabupaten Sukabumi di tahap dua bisa lebih dari 5000,” harapnya.

Terakhir, Deril menyampaikan, jika tuntutan ini tidak dipenuhi oleh para pemangku kebijakan, pihaknya tidak akan diam.

“Bila perlu kita duduki gedung dewan ini jika tidak diterima dengan baik, karena sejatinya hari ini di beberapa daerah juga melaksanakan kegiatan aksi. Kemudian di tanggal 3 dan 4 Februari akan ke nasional, jika memang tuntutan kita hari ini tidak berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *