WH.Sukabumi – Lonjakan kendaraan wisatawan yang kembali dari kawasan Cisolok hingga Palabuhanratu menyebabkan kepadatan di sejumlah titik. Untuk mengatasi hal tersebut, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Sukabumi bersama tim gabungan menerapkan sistem One Way di Simpang Gunung Butak, tepatnya di Pos Pelayanan Polres Sukabumi, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kemacetan mulai terjadi pada sore hari. Petugas mulai menerapkan rekayasa lalu lintas sekitar pukul 17.51 WIB untuk mengurangi kepadatan kendaraan roda dua dan roda empat. Suara klakson kendaraan yang tidak sabar pun terdengar di beberapa titik.
“Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Sukabumi, IPDA Sandi Praja, menyatakan bahwa sistem One Way diterapkan sebagai langkah untuk mencegah penumpukan kendaraan di jalur wisata dan arus balik.
“Kami dari Sat Lantas Polres Sukabumi melaksanakan sistem One Way karena terjadi peningkatan volume kendaraan, terutama dari arah Karang Hawu hingga Gunung Butak,” ungkap Sandi, Rabu (2/4/2025).
Menurutnya, setelah rekayasa lalu lintas diterapkan, arus kendaraan dari Palabuhanratu menuju Citepus kembali normal dan lancar.
“Pelaksanaan One Way berlangsung sekitar 25 menit. Setelahnya, arus balik wisatawan berangsur normal tanpa hambatan yang berarti,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun arus wisatawan yang datang ke Palabuhanratu masih cukup ramai, pihak kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kepadatan di malam hari.
“Kami memperkirakan lonjakan wisatawan ke Palabuhanratu masih akan terus terjadi hingga akhir pekan, khususnya pada hari Jumat hingga Minggu,” tutupnya. (Nanan apon)
editor : Ida











