WH.Sukabumi – Dede Ruslan (30), seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi, menjadi korban pemukulan saat tengah menolong seorang pria yang mabuk dan jatuh ke got. Insiden tersebut terjadi di halaman kantor Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.
Peristiwa bermula saat satu unit sepeda motor berpenumpang tiga orang mendadak masuk ke lingkungan kantor Satpol PP. Salah satu penumpangnya berteriak meminta pertolongan sambil menunjuk ke arah luar dan melontarkan umpatan kasar.
“Dia teriak, ‘Pak tolong pak ada yang ngejar saya!’ sambil nunjuk-nunjuk dan bilang kasar. Gak lama dia jatuh nyungsep ke got depan kantor,” ujar Dede Ruslan, korban pemukulan,
“Dede bersama rekan-rekannya yang tengah piket langsung memberikan pertolongan. Pria itu dibawa ke pos jaga, dibersihkan lukanya, dan diberi air hangat karena terlihat dalam kondisi mabuk.
Namun bukannya berterima kasih, pria yang ditolong justru mengamuk dan menuduh telah dipukuli.
“Dia bilang, ‘Saya bengkak, saya ada codet. Siapa yang mukulin saya?’ Padahal gak ada yang mukulin. Dia nyungsep sendiri ke got kecil,” tutur Dede.
Amukan pelaku makin menjadi. Ia melempar kursi lipat dan mengacak-ngacak pos jaga. Saat naik ke lantai atas kantor, pelaku kembali marah-marah dan tanpa basa-basi langsung memukul kepala Dede.
“Tiba-tiba dia mukul saya. Dia nanya, ‘Kamu orang Baput (Badak Putih) bukan?’ Saya jawab saya orang Cimaja. Tapi tetap aja saya dipukul,” kata Dede.

Aksi brutal pelaku akhirnya dihentikan setelah rekan-rekan Dede melerai dan mengusirnya dari kantor. Merasa dirugikan secara fisik dan moral, Dede Ruslan kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polres Sukabumi.
“Kami sudah buat laporan resmi. Ini tindakan kriminal. Korban sedang bertugas dan malah jadi sasaran kekerasan,” ungkap Dede. (Nanan apon)
editor : Ida











