WH.Nganjuk -Jelang hari raya Idul fitri menjelang beberapa hari lagi ,salah satu jalan di Dusun di Desa Kedungmlaten Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk malah masih ambles,miring membahayakan baik bagi keselamatan warga maupun pengendara yang melintas.
Jalan tersebut ternyata ambles sudah setengah bulan lebih namun belum ada perbaikan dari pihak terkait akan keberadaan jalan tersebut.
Dikonfirmasi di Lokasi beberapa warga yang tinggal dilokasi “mengatakan”bahwa amblsnya atau rusaknya jalan tersebut sudah kurang lebih setengah bulan lalu ,sejak permulaan hujan deras pertama dulu. Sehingga penagan / beronjong di sungai itu turun jalannya pun menjadi ambles.
“Niku radosan ne ambles ampun setengah wulanan mas,menawi di garap niku sekitar bibar 2 wulanan niko,ha niku longsor lemah e ngisor ngunu. Dados wingking e cor e niku gowong mas akhir miring trus patah ,nek sampek sakniki njih mboten enten rumatan nopo dandanan malih,menawi tiyang lewat njih ngelewati emperan niki sementara ( Jalanan yang turun atau ambles itu sudah setengah bulanan,yang baru dikerjakan sekitar 2 bulanan. Itu rusaknya akibat tanahnya longsor ke sungai termasuk bangunan beronjong penahan juga ikut longsor. sampai sekarang belum ada perbaikan,kalau ada orang lewat bisa melewati halaman rumah yang ada disini) “Tuturnya pada selasa siang 17/3/26.
Salah satu pengendara pelintas juga “mengungkapkan”bahwa akses disini lumayan padat sebab merupakan jalan tembus ke arah kecamatan patianrowo. Dimana jalur ini lebih cepat dibanding harus melewati jalur provinsi yang harus ke kecamatan lengkong seperti jika akan ke desa rowomarto misalnya lebih cepat lewat di jalan tersebut daripada memutar leaat jalur provinsi melewati pasar Lengkong terlebih dahulu,dengan bandingan jarak berkilo kilo.

“Alternatif ini mas,kalau mau ke kertosono atau ke patianrowo yang seperti rowomarto atau ke pakuncen lewat sini lebih cepat dibanding memutar. Kalau rusak ambles seperti ini memang bahaya ini apalagi bentar lagi lebaran tentunya pasti lumayan padat jalur ini nanti khusunya pengendara roda 2. Berharap saja semoga segera ada perbaikan entah bagaiamana caranya
editor : Ida











