Warga Kaget Temukan Limbah Diduga Medis Menggunung di Drainase Cangehgar

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Sebuah unggahan di media sosial yang memperlihatkan tumpukan limbah diduga medis memenuhi saluran drainase di kawasan Pudunan Asem, Kelurahan Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian warganet.

Video tersebut ramai dibagikan dan menuai berbagai komentar dari masyarakat yang khawatir terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Unggahan yang beredar melalui akun Instagram @mypalabuhanratu memperlihatkan kondisi drainase yang dipenuhi kardus obat, kemasan farmasi, plastik pembungkus, hingga berbagai material yang diduga berasal dari limbah medis. Tumpukan sampah itu tampak menghambat aliran air di saluran yang berada di pinggir jalan.

Dalam keterangan unggahan tersebut, warga menyoroti keberadaan limbah yang dibuang ke fasilitas umum dan meminta pihak terkait segera turun tangan melakukan penanganan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (1/6/2026), tumpukan limbah masih terlihat memenuhi bagian dalam drainase. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyumbatan saluran air yang dapat memicu genangan maupun banjir saat hujan turun.

Salah seorang warga, Beni, mengaku prihatin dengan temuan tersebut. Menurutnya, limbah yang menumpuk di drainase terlihat masih baru sehingga diduga belum lama dibuang.

“Saya melihat langsung kondisi di dalam got, sampahnya masih terlihat bersih dan belum rusak. Sangat disayangkan kalau memang sengaja dibuang ke sana karena bisa mengganggu aliran air,” kata Beni.

Ia berharap instansi terkait segera melakukan pembersihan sekaligus mengusut pihak yang diduga membuang limbah tersebut.

“Jangan sampai dibiarkan terlalu lama. Selain berpotensi menyebabkan banjir, masyarakat juga khawatir terhadap dampak pencemaran lingkungan yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Ramainya unggahan di media sosial membuat warga berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah daerah maupun instansi berwenang.

Selain membersihkan saluran yang tersumbat, masyarakat juga meminta dilakukan penelusuran untuk mengetahui sumber limbah yang dibuang ke drainase tersebut.

Hingga berita ini ditulis, tumpukan limbah masih berada di lokasi dan menjadi sorotan warga maupun pengguna media sosial.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan jenis limbah serta potensi dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

(Nanan apon)

editor : Ida

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *