WH.SUKABUMI –Berbagai kebutuhan masyarakat mengemuka dalam kegiatan Reses Kedua Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, di Kampung Ciherang, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kamis (4/6/2026).
Dalam agenda penyerapan aspirasi tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan yang dianggap penting untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama yang mendapat perhatian, mengingat sebagian besar warga menggantungkan hidup dari hasil bercocok tanam.
Salah seorang warga, Sidik, mengungkapkan kebutuhan akan sarana pendukung pertanian, khususnya pompa air berbasis tenaga surya yang dinilai dapat membantu petani dalam mengatasi keterbatasan pasokan air saat musim kemarau.
“Mayoritas masyarakat di sini hidup dari pertanian. Kami berharap ada dukungan berupa pompa air tenaga surya agar produktivitas pertanian bisa meningkat,” kata Sidik dalam forum dialog.
Selain sektor pertanian, warga juga mengusulkan pembangunan sumur bor lingkungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Aspirasi lain yang mencuat adalah penambahan unit ambulans guna memperkuat pelayanan kesehatan dan penanganan kondisi darurat di wilayah Desa Buniwangi.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Erpa Aris Purnama menyebut reses menjadi sarana penting untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Alhamdulillah kegiatan reses berjalan dengan baik. Banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat, mulai dari kebutuhan pertanian, sumur bor lingkungan hingga dukungan untuk pelayanan kesehatan. Semua masukan ini akan kami catat dan menjadi bahan perjuangan di DPRD,” ujar Erpa.
Menurutnya, setiap usulan yang masuk akan dikaji dan disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan daerah serta kemampuan anggaran pemerintah.
“Reses ini bukan hanya agenda formal, tetapi menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Kami ingin memastikan kebutuhan yang benar-benar dirasakan warga bisa diperjuangkan melalui program pemerintah daerah,” jelasnya.
Terkait peluang realisasi usulan pada tahun anggaran mendatang, Erpa mengatakan pembahasan anggaran 2027 masih berlangsung sehingga arah kebijakan fiskal pemerintah belum dapat dipastikan sepenuhnya.
“Kita masih menunggu perkembangan kebijakan anggaran tahun depan. Harapannya, ruang fiskal pemerintah semakin baik sehingga berbagai usulan masyarakat dapat memperoleh dukungan dan direalisasikan,” katanya.
Mengenai permintaan tambahan ambulans, Erpa menilai kebutuhan tersebut cukup beralasan mengingat Desa Buniwangi memiliki jumlah penduduk yang besar dan cakupan wilayah yang luas.
“Memang setiap desa umumnya sudah memiliki ambulans. Namun untuk wilayah yang luas dengan jumlah penduduk cukup banyak, satu unit ambulans terkadang belum mampu melayani seluruh kebutuhan masyarakat. Ini akan menjadi perhatian untuk dicarikan solusi bersama,” tuturnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, Erpa berharap aspirasi warga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah, sehingga kebutuhan masyarakat di sektor pertanian, infrastruktur dasar, dan pelayanan kesehatan dapat terpenuhi secara bertahap.(Nanan apon)
editor : Ida











