WH.NGANJUK – Konflik terkait penutupan saluran irigasi oleh pondasi bangunan milik seorang pengusaha berinisial M di Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, akhirnya menemui titik terang. Setelah melalui proses panjang, mediasi antara pihak pengusaha dan petani berakhir damai pada Senin (15/6/2026).
Pertemuan yang digelar di Kantor Kelurahan Kartoharjo ini menjadi babak akhir dari sengketa yang sempat memicu kekhawatiran warga. Dalam mediasi tersebut, pengusaha M menunjukkan iktikad baik dengan menyetujui seluruh tuntutan para petani, termasuk mengembalikan fungsi saluran irigasi seperti sedia kala.
Melalui 5 Kali Pertemuan yang Alot
Keberhasilan mediasi ini disambut lega oleh Lurah Kartoharjo, Kusnun. Ia mengungkapkan bahwa jalan damai ini tidak diraih dengan mudah. Pihak kelurahan harus memfasilitasi setidaknya lima kali pertemuan, baik secara formal di ruang rapat kelurahan maupun peninjauan langsung di lokasi sengketa.
”Alhamdulillah, problema ini akhirnya dapat terselesaikan secara damai melalui musyawarah mufakat. Prosesnya disaksikan langsung oleh jajaran Forbindes (Forum Bina Desa) sebagai saksi,” ujar Kusnun lega.
Apresiasi dari LSM
Penyelesaian yang berjalan kondusif ini juga mendapat apresiasi dari Ketua LSM GAKK Kabupaten Nganjuk, Marno, yang mengawal kasus ini sejak awal. Marno memberikan acungan jempol kepada pengusaha M yang mau menurunkan ego demi kepentingan masyarakat luas.
”Proses ini memang memakan waktu yang cukup lama. Namun, kami bersyukur kedua belah pihak bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin,” kata Marno.
Ia menambahkan bahwa kesepakatan tersebut telah dituangkan ke dalam surat perjanjian tertulis yang sah.
”Kami di sini hanya sebagai penengah dan pendukung agar solusi yang diambil adil. Hari ini, komitmen menuju perdamaian itu resmi disepakati demi kemaslahatan orang banyak,” pungkasnya.
Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, para petani di Kartoharjo kini bisa bernapas lega karena pasokan air untuk lahan pertanian mereka dipastikan akan kembali normal.
editor : Ida











