WH.SUKABUMI – Lapangan futsal di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat dalam final Open Turnamen Futsal Putra dan Putri se-Dapil 6 yang digelar Ormas Manggala Garuda Putih PAC Kecamatan Surade, Senin (18/8/2026).
Kegiatan tersebut tak sekadar mempertandingkan kemampuan para pemain di lapangan. Di balik kompetisi, terselip pesan kuat tentang persaudaraan, sportivitas dan pentingnya menjaga komunikasi antarlembaga serta organisasi kemasyarakatan.
Sekretaris Jenderal Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, Hendry Firmansyah, hadir mewakili Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan untuk memenuhi undangan dalam acara final tersebut.
Kehadiran Jampang Tandang Makalangan menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat di wilayah Dapil 6.
Hendry menilai kegiatan olahraga seperti turnamen futsal memiliki nilai lebih karena mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana yang positif dan penuh kebersamaan.
“Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada sportivitas, persaudaraan dan kebersamaan. Dari lapangan olahraga, kita bisa membangun silaturahmi yang lebih kuat,” ujar Hendry Firmansyah.
Menurutnya, sinergitas antarlembaga dan organisasi masyarakat perlu terus dibangun agar tercipta suasana yang guyub, harmonis dan kondusif.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Ormas Manggala Garuda Putih PAC Kecamatan Surade yang telah menggelar turnamen tersebut dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta energi mereka melalui kegiatan yang positif.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan turnamen seperti ini terus digelar karena menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mempererat persaudaraan,” katanya.
Final turnamen futsal putra dan putri se-Dapil 6 itu pun menjadi gambaran bahwa olahraga dapat menjadi jembatan untuk menyatukan berbagai kalangan.
Bukan hanya soal siapa yang keluar sebagai juara, tetapi bagaimana semangat kompetisi tetap berjalan beriringan dengan persahabatan dan persaudaraan.
Olahraga menyatukan, silaturahmi menguatkan. Dari kebersamaan, masyarakat yang solid dapat dibangun.
(Nanan apon)
editor : Ida











