Tragedi Kematian Samson, RSJ Marzoeki Mahdi Bogor Beri Penjelasan

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. H. Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, memberikan keterangan mengenai perawatan yang pernah dijalani Suherlan alias Samson (33), warga Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Manajer Hukum dan Humas RSJ Marzoeki Mahdi, Prahardian Priatama, SH., M.Kes., menjelaskan bahwa Suherlan telah dirawat inap di rumah sakit tersebut sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 2023 hingga 2025.

“Pasien yang keluar dari rumah sakit telah melalui pemeriksaan menyeluruh dan dinyatakan layak pulang oleh dokter yang menangani. Keluarga juga mendapat arahan terkait kondisi pasien dan bagaimana cara merawatnya,” ujar Prahardian pada Senin (24/2/2025).

Ia menambahkan bahwa setelah pasien kembali ke rumah, pihak rumah sakit tidak lagi melakukan pemantauan secara langsung. Tanggung jawab perawatan lanjutan berada di tangan keluarga serta instansi terkait, seperti puskesmas, Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Kami hanya menangani pasien selama masa perawatan di rumah sakit. Setelah pasien dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang, pemantauan sepenuhnya diserahkan kepada keluarga dan pihak terkait. Selama perawatan Suherlan di sini, tidak ada kendala berarti yang kami alami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prahardian menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mengungkapkan rincian mengenai penyakit maupun terapi yang dijalani pasien, karena menyangkut kerahasiaan medis.

“Kami tidak bisa memastikan kondisi pasien setelah pulang, kecuali ada laporan dari keluarga, puskesmas, dinsos, dinkes, atau aparat setempat,” pungkasnya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *