WH.Sukabumi – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yakin di Kampung Cikadu, Nusa Indah, RT 02 RW 01, Desa Citarik, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban terjangan banjir yang terjadi pada Kamis (6/3/2025). Mirisnya, hingga kini belum ada bantuan yang diterima dari pemerintah maupun pihak perusahaan.
Pimpinan Ponpes Nurul Yakin, H. Agus, mengungkapkan bahwa banjir tersebut tidak hanya menggenangi bangunan pesantren, tetapi juga menghancurkan sejumlah kitab dan perlengkapan lainnya yang ikut terbawa arus banjir.
“Banyak kitab dan barang-barang lain yang hancur terbawa banjir. Kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama bagi para santri yang kehilangan buku-buku pelajarannya,” ujar H. Agus dengan nada kecewa saat ditemui di lokasi, senin (10/3/2025).
H. Agus menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bantuan apapun dari pemerintah maupun perusahaan yang biasanya memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana.
“Kami sangat berharap adanya bantuan. Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan. Para santri terpaksa tinggal di lingkungan yang terdampak banjir tanpa adanya kepastian bantuan dari pihak manapun,” tambahnya.
Menurutnya, banjir ini juga mengakibatkan kerugian besar karena berbagai fasilitas pondok pesantren rusak parah dan sulitnya mendapatkan air bersih serta logistik lainnya.
Masyarakat sekitar pun berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah maupun perusahaan terkait untuk membantu Ponpes Nurul Yakin yang terdampak. “Tutupnya
(Nanan apon)
editor : Ida











