IDI dan Polisi Turun Tangan Bantu Korban Longsor Cibuntu Sukabumi

banner 468x60

WH.Sukabumi – Bencana longsor yang menerjang Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (6/3/2025), mengakibatkan ratusan rumah warga terdampak.

Data sementara hingga Senin (10/3/2025) mencatat sebanyak 285 Kepala Keluarga (KK) atau 989 jiwa terkena dampak dari peristiwa ini.

Wilayah terdampak meliputi Kampung Tangkolo RT 026/006 dengan kategori rusak ringan sebanyak 6 rumah.

Kampung Ciseupan RT 025/006 mengalami rusak ringan dengan total 6 rumah terdampak. Di Kampung Pojok RT 023/005, tercatat 16 rumah mengalami rusak ringan.

Di Kampung Cijolang RT 10-11/03, sebanyak 3 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, dan 35 rumah rusak ringan. Kampung Legok Loa RW 002 menjadi salah satu wilayah terdampak terparah dengan 10 rumah rusak berat, 3 rumah rusak sedang, dan 74 rumah rusak ringan.

Sementara itu, Kampung Citegal RW 002 mengalami kerusakan sedang dengan 8 rumah terdampak. Di Kampung Kalapa Dua RW 001, terdapat 2 rumah rusak berat dan 12 rumah rusak sedang. Kampung Cibubuay RW 001 tercatat mengalami kerusakan sedang pada 9 rumah.

Kampung Babakan Sirna RW 003 mengalami kerusakan ringan dengan total 73 rumah terdampak. Kampung Cipurut RW 006 mengalami kerusakan sedang dengan 17 rumah terdampak.

“Proses penyaluran bantuan bagi warga terdampak terus dilakukan. Babinkamtibmas Polsek Simpenan, Aipda Rudiyatna, turun langsung ke lokasi bencana untuk membagikan bantuan kepada warga yang terdampak. Kehadirannya mendapat apresiasi dari masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan di tengah situasi sulit ini.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk membantu warga yang terdampak. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka yang terdampak bencana longsor,” ujar Aipda

“Selain Rudiyatna di lokasi.
itu, Ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Asep Suherman, turut hadir memberikan bantuan kepada warga.

Kehadiran para aparatur desa dan tokoh masyarakat dalam menyalurkan bantuan menjadi harapan baru bagi para korban yang membutuhkan uluran tangan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah. Semoga dapat membantu proses pemulihan mereka,” kata Dr. H. Asep Suherman.

Hingga kini, belum ditemukan korban jiwa dalam bencana ini. Namun, ratusan rumah mengalami berbagai tingkat kerusakan mulai dari rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat. Jumlah balita dan ibu hamil yang terdampak masih dalam pendataan lebih lanjut. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *