WH.Sukabumi – Kembali dihebohkan dengan dua kasus yang menyeret nama oknum polisi. Salah satu kasus berkaitan dengan dugaan perselingkuhan, sementara yang lain melibatkan aksi pengeroyokan brutal. Kedua insiden ini mencuri perhatian publik, terlebih karena terjadi di bulan Ramadan.
“Di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, seorang pria berinisial HRM (35), warga Baros, Kota Sukabumi, dibuat murka setelah mendapati istrinya, DA, berselingkuh dengan seorang anggota kepolisian berpangkat Bripka berinisial HM.
“Istrinya mengaku bekerja, tapi HRM curiga. Ia membuntuti mobil sang istri hingga ke sebuah rumah di Cisaat Gunungjaya. Dugaan itu pun terbukti,” ujar penasihat hukum HRM, Nur Hikmat dari LBH Sukabumi, Sabtu (29/3/2025).
HRM yang sudah bersiap melakukan penggerebekan bersama Ketua RT dan pengurus DKM setempat langsung mendapati sang istri dalam keadaan setengah berpakaian bersama Bripka HM.
“Klien kami langsung terpukul melihat pemandangan itu. Dia tak menyangka rumah tangganya dihancurkan oleh orang yang seharusnya menjadi penegak hukum,” lanjut Nur Hikmat.
Tak terima dengan kejadian tersebut, HRM melaporkan dugaan perzinahan itu ke Polres Sukabumi Kota serta Propam. Bukti berupa foto-foto kedekatan DA dan Bripka HM turut disertakan dalam laporan.
Kasi Propam Polres Sukabumi Kota, AKP Sumarno, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan Bripka HM.
“Kami sudah menindaklanjuti laporan ini. Oknum yang bersangkutan saat ini dalam pemeriksaan dan akan diproses sesuai aturan kode etik Polri,” tegasnya.
Saat ini, Bripka HM telah dicopot dari jabatannya dan menunggu sidang kode etik yang bisa berujung pada pemecatan tidak hormat.
“Sementara itu, kasus lain yang menghebohkan Sukabumi adalah pengeroyokan sadis terhadap seorang pria berinisial AKW di Gerbang Perumahan Taman Asri, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole.
Insiden ini bermula ketika AKW menerima pesan dari seorang pria berinisial ZZ yang mengajaknya bertemu. Namun, setibanya di lokasi, ia justru disergap oleh kelompok ZZ, termasuk seorang pria berinisial J yang diduga sebagai anggota kepolisian.
“Korban datang untuk menemui ZZ, tapi malah diserang. Ia dipukul oleh ZZ dan WN alias Gabay. Bahkan, lehernya dijepit dan kepalanya dihantam dengan skateboard oleh salah satu pelaku,” kata AKP Tatang Mulyana, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Sabtu (29/3/2025).
Beruntung, warga sekitar datang dan menghentikan pengeroyokan tersebut sebelum korban mengalami luka lebih parah. Polisi kini tengah menyelidiki peran J dalam kejadian ini.
“Kami telah mengumpulkan bukti CCTV dan meminta keterangan saksi. Terduga pelaku J saat ini masih dalam pemeriksaan,” lanjut Tatang. (Nanan apon)
editor : Ida











