WH.Sukabumi – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP, menghadiri acara Gelar Budaya Rakyat 2025 yang digelar di Alun-Alun Palabuhanratu, Kamis (17/4/2025).
Acara yang mengusung tema “Merajut Harmoni, Melestarikan Tradisi Menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah” ini menjadi momen pisah sambut Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi periode 2021–2025.
Dalam sambutannya, Budi menyampaikan pesan penuh makna terkait pergantian kepemimpinan di Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan bahwa transisi ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum penting dalam memperkuat demokrasi dan kesinambungan pembangunan daerah.
“Ini bukan sekadar pergantian jabatan. Ini adalah penegasan bahwa demokrasi berjalan, bahwa pengabdian harus terus berlanjut demi kemajuan Kabupaten Sukabumi,” ucapnya
di hadapan tamu undangan.
Budi memberikan apresiasi tinggi kepada Drs. H. Marwan Hamami, MM dan Drs. H. Iyos Somantri, M.Si, yang telah menyelesaikan masa tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2021–2025.
Menurutnya, di tengah terpaan pandemi dan krisis global, keduanya tetap mampu berdiri kokoh dan memberikan solusi konkret bagi masyarakat.
“Lima tahun terakhir bukan masa yang mudah. Tapi Pak Marwan dan Pak Iyos menunjukkan kepemimpinan yang tangguh dan responsif. Mereka hadir dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” kata Budi.
Ia juga menyoroti capaian konkret selama masa jabatan keduanya, mulai dari peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, penguatan sektor UMKM dan pertanian, hingga pengembangan desa wisata dan infrastruktur strategis.
Tak lupa, Ketua DPRD juga menyampaikan ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Drs. H. Asep Japar, MM dan H. Andreas, SE. Ia mengingatkan bahwa amanah rakyat yang diemban sejak 20 Februari 2025 bukanlah tugas ringan.
“Tantangan ke depan tidak sedikit. Tapi saya yakin, dengan niat tulus, tekad kuat, dan kolaborasi seluruh stakeholder, Sukabumi bisa melesat sebagai daerah yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing,” ujarnya.
Budi juga menggarisbawahi bahwa perpisahan ini bukan akhir, melainkan babak baru pengabdian. Ia membuka ruang selebar-lebarnya bagi mantan pemimpin daerah untuk terus berkontribusi melalui pemikiran dan pengalaman mereka.
“Pengabdian tidak berakhir di jabatan. Kabupaten Sukabumi akan selalu terbuka terhadap kontribusi dari siapa pun yang pernah berjuang untuk daerah ini,” pungkasnya.

Atas nama DPRD dan masyarakat Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah berkontribusi demi kemajuan daerah.
(Nanan apon)
editor : Ida











