WH.Sukabumi – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (6/5/2025) sore sekitar pukul 15.20 WIB, menyebabkan kerusakan parah di dua desa. Ratusan rumah dilaporkan rusak, mulai dari kerusakan ringan hingga berat.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, Dedi Supianto, mengungkapkan bahwa dampak paling besar dirasakan oleh warga di Desa Cibunarjaya dan Desa Munjul. Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan skala kerusakan cukup luas.
“Di Desa Cibunarjaya, sebanyak 233 rumah terdampak. Rinciannya, 164 rumah mengalami rusak ringan, 51 unit rusak sedang, dan 18 lainnya mengalami kerusakan berat. Jumlah warga yang terdampak mencapai 426 jiwa,” ujar Dedi kepada wartawan.
Sementara itu, kerusakan di Desa Munjul juga cukup banyak. Dedi mencatat, 33 rumah rusak ringan dan 6 rumah mengalami kerusakan sedang. “Sebanyak 36 kepala keluarga atau 108 jiwa terkena dampaknya di desa ini,” tambahnya.
Tak hanya merusak pemukiman, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang yang berdampak pada terganggunya akses jalan dan aliran listrik.
“Tiga lokasi teridentifikasi adanya pohon tumbang yang menutup jalan serta menimpa kabel listrik. Akibatnya, beberapa wilayah mengalami pemadaman,” jelas Dedi.
Sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 30 jiwa terpaksa dievakuasi sementara karena rumah mereka tidak bisa ditempati. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Syukurlah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” ungkap Dedi.

Saat ini, P2BK Ciambar bersama unsur Forkopimcam, aparat desa, Kasi Trantib, Babinsa, Babinkamtibmas, Tagana, Pramuka Peduli, serta relawan dari Ruang Peduli Quick Response dan unsur lainnya, tengah melakukan asesmen di lokasi terdampak dan membantu proses penanganan awal.
(Nanan apon)
editor : Ida











