Pemilik Kapal Tuntut Penyaluran BBM Solar Subsidi dengan Benar

banner 468x60

WH.Tanah LautKalsel

Sebanyak 59 perwakilan pemilik kapal desa Tabanio ,Kecamatan Takisung – Kabupaten Tanah Laut ,Kalimantan Selatan , tuntut penyaluran bahan bakar minyak ( BBM ) solar bersubsidi ,dengan benar dan berkesesuaian sebagaimana mestinya.
Kehadiran mereka dalam rapat koordinasi tentang masalah gejolak akibat ketidak sesuaian penyaluran BBM Solar nelayan yang sudah lama terjadi didesa Tabanio, Rabu ( 14/05/2025 ).

 

Dalam pertemuan tersebut mereka menuntut kepada pengelola pertama , agar mereka mendapat BBM subsidi solar, sesuai rekomendasi yang dikeluarkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan ( DKPP ) Kabupaten Tanah Laut, disamping itu untuk pembelian solar jangan ada lagi duit duluan, sebagaimana terjadi bayar dibulan ini ternyata baru dapat di ambil bulan yang akan datang.

Kedua pengelola hendaknya menyalurkan BBM solar sesuai rekomendasi DKPP Kab.Tala, sebanyak 615 liter , tidak 540 liter untuk satu kapal seperti yang terjadi, terus kemana sisanya , seterusya
ketiga tidak ada biaya tambahan selain harga yang sudah ditentukan.

Tuntutan ini ditujukan kepada pengelola , dan nantinya untuk diteruskan kepada Bupati Tanah Laut, ditanda tangani perwakilan nelayan H. Yusdiansyah (h.iyus), dan diketahui kepala desa tabanio Madiansyah ,didepan para pejabat dan undangan yang hadir.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut , Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Hairudin,
Ketua DPRD Tanah Laut, H. Khairil Anwar,
Plt. Camat takisung Agus Mayury,
Babinsa Takisung,
Bhabinkamtibmas Takisung ,
Mahasiswa Fakultas fisip Prodi Ilmu Pemerintahan Unlam.

Dalam kesempatan itu Ketua DPRD Tala, H.Kairil Anwar, berharap ” jangan mencari siapa benar dan siapa salah, pokus apa yang menjadi keinginan tidak perlu melebarkan masalah, buang cerita lama ” .katanya .

Beda dengan Ketua HNSI , Hairudin yang cukup kritis melempar pertanyaan tajam kepengelola, sempat saling apakah semua terpenuhi untuk nelayan, namun ditepis pengelola sebab rekomendasi katanya yang tidak sesuai tanggal, dan perbedaan setiap pemilik kapal.

Rapat diakhiri dengan harapan adanya komunikasi antara nelayan dan pemgelola BBM solar bersubsidi bisa lebih terbuka, akuntabel , dan mengedepankan rasa berkeadilan.( Mardian Jafar )

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *