Kajari Morowali Sebut Dua Kasus Dugaan Korupsi Perusda & Dinas Perikanan Morowali Tahap Penyidikan : ” Yang Jelas Akan Ada Penetapan Tersangka Perkara Perusda “

banner 468x60

WH.Morowali – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Morowali menyebut dua kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Morowali dan di Dinas Perikanan, sudah masuk tahap penyidikan

“Iya, penanganan kasusnya sudah kami tingkatkan ke tahap penyidikan” kata Kajari Morowali, I Wayan Suardi didampingi, JPU, di Aula kantor Kejari Morowali, Jumat (4/10/2024)

Kajari menyampaikan dalam proses penyidikan ini, Kejaksaan Negeri Morowali telah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi

Dijelaskan Kajari, untuk kasus pertama dari perkara dugaan tindak pidana korupsi dana penyertaan modal Perusahaan Daerah ( Perusda) mencapai Rp.2,1 Miliar tahun 2012

Dan, kata Kajari untuk kasus perusda tahun ini sudah masuk rana penuntutan dan bila tidak ada halangan dalam dua minggu kedepan sudah ada ketegasan dalam penyelesaiannya secara hukumnya, dari tahapan penyidikan akan kami tingkatkan ke penuntutan

” Yang jelas, akan ada penetapan Tersangka kami lakukan untuk perkara Perusda,” ujar Kajari

Dan, kami berharap dari peristiwa Perusda ini ada perbaikan Perusda itu sendiri karena Perusda ini punya potensi ekonomi, jadi jangan sia – siakan keberadaan Perusda di daerah, sayang karena Morowali memiliki potensi besar secara ekonomi dan finansial, sehingga saya berharap peran Perusda untuk meningkatkan kontribusi finansial PAD

Lanjut Kajari menyampaikan, terkait kasus yang berjalan biarlah berjalan dengan Rana hukumnya tanpa kita menyampingkan asas praduga tak bersalah, ” tandas I Wayan Suardi

Sedangkan untuk kasus dugaan Korupsi Rp.46 Miliar di Dinas perikanan Morowali yakni pengadaan perahu dan mesin katinting 9 Horse power (HP), yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) tahun anggaran 2023

Dan, saksi sudah diperiksa baik itu Kepala dinas perikanan maupun KUB ataupun Kontraktor selaku pihak terkait

“Pihak Kejari Morowali sementara menunggu hasil audit ahli perkapalan untuk mengetahui kwalitas barang jasa yang diaudit BPKP,” ucap Kajari

Menurut, I Wayan Suardi setelah itu baru kemudian ditelusuri siapa saja yang menikmati manfaat dari kerugian yang ditimbulkan dan pihak inilah yang bertanggungjawab atas dugaan korupsi di Dinas Perikanan Kabupaten Morowali

“Terkait, dua kasus dugaan korupsi tersebut, yang jelas bakal ada pihak bertanggungjawab yang akan menginap di hotel prodeo (dikerangkeng), dan ditunggu saja tidak akan sampai ulang tahun, ” gurau Kajari, I Wayan Suardi. (Dian)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *