Ambulans Desa Karang Anyar Viral, Per Patah dan Ban Gundul Saat Angkut Pasien

banner 468x60

WH.Sukabumi – Sebuah ambulans milik Pemerintah Desa Karang Anyar, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan publik usai video berdurasi 28 detik memperlihatkan kondisinya yang memprihatinkan tersebar luas di media sosial. Insiden itu terjadi pada sabtu, 14 Juni 2025.

Dalam video yang diunggah melalui status WhatsApp oleh warga bernama Ozi, ambulans terlihat berhenti di pinggir jalan karena mengalami patah per.

Kendaraan itu sedang dalam perjalanan pulang dari rumah sakit setelah mengantar seorang warga yang sedang sakit menuju wilayah Mataram.

“Per-nya patah satu, tapi kata sopirnya dua yang patah. Padahal anggaran perawatan katanya sudah cair. Ban juga udah gundul masih dipakai. Ini membahayakan,” ujar Ozi.

Diketahui, ambulans mengalami kerusakan sekitar 4 kilometer sebelum sampai ke rumah pasien. Akibatnya, pasien terpaksa dipindahkan ke mobil lain untuk melanjutkan perjalanan.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di masyarakat dan memunculkan pertanyaan tentang transparansi penggunaan anggaran desa untuk perawatan kendaraan pelayanan masyarakat.

“Menanggapi hal ini, Kepala Desa Karang Anyar, Nandi, memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon WhatsApp. Ia menyebut insiden tersebut kemungkinan hanya kesalahpahaman.

“Oh, mungkin itu kesalahpahaman. Soalnya masalah mobil ambulans itu kami sudah beberapa kali melakukan perbaikan. Memang kondisinya sudah diperbaiki beberapa kali, cuma mungkin kemarin kejadian lagi,” jelas Nandi.

Saat ditanya soal jumlah per yang patah, Nandi menjawab, “Kemarin katanya dua, itu kata sopirnya. Tapi sudah diperbaiki.”

Terkait kondisi ban yang disebut gundul, Nandi membenarkan hal tersebut. “Iya, gundul, memang belum diganti. Mungkin ini masalah kesalahpahaman juga, mungkin ada hal-hal lain ya, internal di desa, ketidaksukaan secara pribadi, jadi kesana-kemari,” pungkasnya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *