WH.BOGOR – Rabu(16/7/25). Setelah mengikuti reses di kecamatan dramaga iptu Desi Triana SH MH menjelaskan kepada awak media warta hukum net. terkait terjadi adanya percobaan dari pelaku ingin menguasai barang milik korban pada hari Senin tanggal 14 juli 2025 yang memang viral video nya kejadian tersebut terjadi pada hari Senin itu menimpa seorang ojol dan dimana kejadiannya di kampung Sempur desa petir kecamatan Dramaga kabupaten Bogor.
Korban bernama sodara ms dan tinggalnya di Cilendek di kota Bogor, dari hasil keterangan dari korban memang menceritakan kepada saya langsung, karena saya langsung mendatangi rumah korban, beliau menyampaikan dapat orderan pada pukul sekitar 23 dari setasiun Bogor, karena mau pulang Bu dan saya juga butuh uang akhirnya saya terima orderan tersebut.
Untuk pertama kali saya melihat orderan arahnya itu sebenarnya saya sudah curiga, saya sudah merasa tidak enak karena daerah petir itu sangat sepi dan kemudian karena saya kebutuhan langsung saya ambil,dan ketika sampai di lokasi dan memang pelaku langsung melakukan aksinya dengan menodongkan pisau karter yang di bawanya langsung menodongkan kepada saya di bagian leher dan saya berpikir saya harus menyelamatkan nyawa saya, saya melakukan perlawanan dengan menahan pisau karter tersebut sampai dengan luka-luka tangan jarinya itu kebeset dari pisau karter tersebut dan sempat lehernya juga kesayat sedikit dan sempat pukul-pukulan sampai bibirnya Jontor berdarah yaitu mengakibatkan berdarah-darah dari tangan dan wajahnya yang kena tonjok juga kepala,”ucap Kapolsek Dramaga iptu Desi Triana SH MH.
Saat ini korban Alhamdulillah sudah pulang dari rumah sakit makanya kemaren saya langsung menuju ke rumahnya karena sempat di rawat di rumah sakit Medika Dramaga, kondisinya sudah pemulihan hanya tangan saja masih belum bisa menggunakan hp Bu karena tangan jari-jari ini kena besetan dari pisau karter tersebut.” Tegasnya.
Saya selaku Kapolsek Dramaga, langsung menghimbau kepada seluruh pengemudi ojek online maupun ojek kampung tolong untuk pembatasan jam menariknya batas dari jam sembilan malam saja sudah di atas jam sembilan tolong jangan menerima lagi orderan yang memang untuk posisi arah yang di tentukan dari si pelanggan, konsumen itu kita perlu waspada dan hati-hati cukup sampai jam 12 ke bawah itu sudah rawan jadi jam sembilan batasnya sudah cukup stop, saya menghimbau seperti itu dan tolong jangan sampai langsung menerima orderan karena ternyata memang akun yang di ketahui dari pemesan dari ojek online tersebut ternyata bukan milik asli dari si pelaku jadi pelaku itu meminjam akun orang lain yaitu di informasikan dari pihak korban ternyata tukang warung yang ada di pinggir jalan akun yang di gunakan.

Belum di ketahui identitas asli dari pelaku tersebut, Alhamdulillah dari korban untuk barang-barang masih tetap utuh karena masih bisa di selamatkan baik jiwanya baik kendaraan bermotornya dari tas,hp dan isi yang ada di tas tersebut Alhamdulillah masih utuh.lalu iptu Desi Triana SH MH menghimbau juga untuk Kamtibmas di wilayah-wilayah yang memang titik-titik rawan dan gelap.jadi saya selaku Kapolsek Dramaga untuk kecamatan Dramaga sendiri dan mungkin kecamatan lainnya warga masyarakat di himbau untuk berhati-hati untuk wilayah-wilayah yang memang di desanya masih kurang penerangan lampu dari penerangan pemerintah di himbau untuk di hindari jam-jam kecil rawan untuk melintas melewati jalan tersebut.”pungkasnya. (Rachman/Hoeriyah)
editor : Ida











