WH.Sukabumi – Panggung Milangkala ke-7 Paguyuban Padjajaran Anyar Palabuhanratu semakin semarak dengan penampilan istimewa Bah Varid, putra almarhum Bah Surip, Sabtu malam (19/07/2025). Dalam konser reggae bertema lokal dan penuh semangat persaudaraan, Varid tampil sebagai guest star dan membawakan sejumlah lagu warisan sang ayah, sekaligus karya-karya ciptaannya sendiri.


Rangkaian acara syukuran milangkala ini telah berlangsung sejak 15 Juli 2025 dan akan terus berlanjut hingga puncak pada 27 Juli mendatang. Malam konser bersama Bah Varid menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu, menghadirkan nuansa khas reggae dengan sentuhan budaya lokal yang kuat.
“Alhamdulillah saya bisa hadir dan manggung di Sukabumi. Ini kampung yang saya cintai, Sukabumiku I Love You!” ucap Varid dari atas panggung, disambut sorak dan tepuk tangan penonton.
Varid menceritakan bahwa dirinya mulai meniti karier musik sejak muda, tampil dari panggung ke panggung dalam acara karang taruna hingga peringatan Hari Kemerdekaan RI. Semangat bermusiknya diwarisi dari almarhum ayahnya, Bah Surip, legenda reggae Indonesia.
“Ada sekitar 200 lagu warisan dari Bapak, dan sebagian besar belum sempat dinyanyikan beliau. Sekarang saya bawakan kembali, saya aransemen dengan rasa saya sendiri,” ujar Varid.
Beberapa lagu warisan yang dibawakan malam itu di antaranya “Gadis Pantai Selatan”, “Aku Bisa Ngaji”, “Tak Gendong”, dan “Bangun Tidur”. Ada pula lagu ciptaannya sendiri seperti “Just Mellow”, hingga karya berbahasa Sunda yang rencananya akan segera direkam.
“Alhamdulillah masyarakat bisa menerima reggae saya, bahkan ada yang sampai ngidam pengen pegang rambut gimbal,” kelakarnya sambil tertawa. Varid yang kini tinggal di Bekasi bersama dua anaknya juga aktif bermusik dan membagikan karyanya lewat media sosial di akun Varid Putra Bah Surip.
Ketua Paguyuban Padjajaran Anyar, Abah Firman Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bah Varid yang membawa warna baru dalam syukuran milangkala tahun ini.
“Kami ingin menunjukkan bahwa budaya lokal bisa selaras dengan musik lintas genre seperti reggae. Semangatnya tetap sama: silaturahmi, kebersamaan, dan cinta tanah air,” kata Abah Firman.
Dengan kehadiran Bah Varid, milangkala ke-7 Paguyuban Padjajaran Anyar bukan hanya menjadi ajang budaya, tapi juga perayaan musik lintas generasi yang menyatukan masyarakat Sukabumi dalam harmoni.”pungkasnya. (Nanan apon)
editor : Ida











