POKTAN UBM Melaporkan Pelanggaran Kode Etik Hakim ke Banwas MA dan Komisi Yudisial.

banner 468x60

WH.Jakarta -Sengketa Lahan POKTAN UBM VS PT. BERAU COAL berbuntut panjang, perkara perdata dengan Nomor 43/Pdt.Sus-lh/2024/PN.Tnr, yang diputus tanggal 16 Juli 2025 dengan amar putusannya menolak gugatan yang diajukan oleh penggugat dengan alasan “NO” (Niet Ontvankelijk Verklaard).

M. Rafik Kuasa Kepengurusan sekaligus koordinator Poktan UBM tidak tinggal diam dia langsung melakukan upaya hukum lain, Kamis 24 Juli 2025, M. Rafik didampingi Panglima Mandau ,dan beberapa Pasukan Merah Seribu Satu Mandau , menyambangi Badan Pengawas Mahkamah Agung RI , dan Komisi Yudisial RI di Jakarta.

“Kami datang ke Badan Pengawas Mahkamah Agung RI , dan Komisi Yudisial , dengan maksud dan tujuan untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kls II Tanjung Redeb , Kabupaten Berau , yang menangani dan memeriksa perkara dengan Nomor. 43/Pdt.Sus-LH/2024/PN.Tnr.
Kami menemukan beberapa bukti surat dalam fakta persidangan yang diduga kuat PALSU, namun hal tersebut tidak menjadi bahan pertimbangan Majelis Hakim “apakah Hakim masuk angin?” ,ujar M. Rafik !.

” Kami akan terus melawan kedzaliman ,kami akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan , dan tidak menutup kemungkinan kami akan menghadap langsung kepada Bapak Bangsa, Presiden kami tercinta Bapak H. Prabowo Subianto, “pungkas M. Rafik.

Dikesempatan yang sama Panglima Mandau, menyatakan
“Kami Pasukan Merah Seribu Satu Mandau , akan terus mengawal proses hukum yang ditempuh oleh Kelompok Tani Usaha Bersama ini ,kami akan berada menjadi garda terdepan membela hak-hak masyarakat yang dirampok oleh PT. BC.
“Bapak Presiden kami Bapak H. Prabowo Subianto , tolong kami ! , dengarlah jeritan rakyatmu yang tanahnya telah dirampas oleh kaum oligarki ! , kami yakin hati nurani bapak Presiden akan merasa iba terhadap masyarakat Bapak yang hidupnya jauh dari kata sejahtera, karena hal tersebut bertentangan dengan Program ASTA CITA yang selama ini Bapak bangga-banggakan ,tolong kami pak kami juga rakyatmu, kami yang memilih Bapak untuk menjadi pemimpin kami yang bisa memberikan harapan baru bagi kami ” pungkasnya.
( Tim Korlip Kalsel ).

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *