Mayat Pria Bertato Ditemukan Membusuk di Pantai Cimandala Sukabumi

banner 468x60

WH.Sukabumi – Warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di Pantai Kalaju Cimandala, Rabu (30/7/2025) pagi.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Husin (52), seorang petani warga Kampung Cimandala. Saat berjalan di sekitar pantai pukul 06.15 WIB, ia melihat tubuh telungkup tanpa busana tergeletak di bibir pantai. Ia langsung memberi tahu Ketua RT dan warga setempat.

“Waktu saya lewat, mayat itu sudah di pinggir pantai. Saya langsung panggil warga,” ujar Husin saat ditemui di lokasi kejadian.

Evakuasi dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh tim gabungan dari Kecamatan Surade bersama warga. Petugas membawa jenazah ke RSUD Jampangkulon untuk dilakukan visum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 35 hingga 40 tahun, tinggi badan sekitar 165 cm, berat sekitar 70 kg, berkulit sawo matang, dan memiliki rambut hitam lurus.

Pada tubuhnya terdapat tato di dada dan lengan kiri. Sebagian kulit korban sudah dalam kondisi melepuh dan mengelupas, diduga akibat terlalu lama terendam air laut.

Sebelum petugas tiba, warga sempat mengikat tubuh mayat dengan tali dan bambu agar tidak kembali terbawa arus laut.

Kepala Dusun Mekarsari, Saepuloh (40), yang ikut menyaksikan evakuasi mengatakan, “Kami masih menunggu identifikasi lebih lanjut. Belum ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut.”

Diduga kuat, korban merupakan korban kecelakaan laut yang terjadi di wilayah lain dan tubuhnya terbawa arus hingga ke perairan Cimandala. Kondisi cuaca buruk dan angin kencang yang terjadi belakangan ini turut memperkuat dugaan tersebut.

Pihak kecamatan bersama aparat desa saat ini masih melakukan pencarian informasi terkait kecelakaan laut di wilayah sekitar dan mengimbau nelayan untuk lebih berhati-hati saat melaut.

“Cuaca sedang tidak bersahabat, angin timur cukup kencang, dan gelombang tinggi. Kami minta masyarakat waspada,” ujar salah satu petugas kecamatan. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *