WH.Masohi, Malteng – Proyek revitalisasi Sekolah SD Negeri 250 Maluku Tengah di Desa OUW Kecamatan Saparua timur Kabupaten Maluku Tengah, diduga bermasalah.
Meski anggaran proyek telah cair 100 persen, pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 masih belum selesai. Kini, proyek renovasi sekolah tersebut terbengkalai.
Proyek yang berada di bawah Dinas Pendidikan Maluku Tengah ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 410.617.000 juta dan dikerjakan oleh kontraktor CV NUSAKURA KARYA MANDIRI yang beralamat di Desa Batumerah, air besar , Ambon.
Sesuai dengan kontrak No: 420/16.a/Kontrak/DAK- SD N 250 MT/VII/2024, proyek ini memiliki durasi pengerjaan selama 150 hari kalender, terhitung sejak 19 Juli 2024. Namun, meski dana telah dicairkan sepenuhnya, beberapa bagian pekerjaan masih belum rampung.
Hasil investigasi Media di lapangan mengungkap bahwa sejumlah Pintu jendela belum terpasang di sekolah belum selesai direnovasi. Pekerjaan pemasangan jendela, masih berantakan terbengkelai dan mobiler kursi meja pun belum ada di tempat .
Kajakasan saparua dimita segera Usut tuntas kasu ini hinga sekarang proyak SD 250 ini belum diserahkan kepada Pihak sekolah .
Pekerja proyek sekolah yang tidak mau nama di sampaikan minta kepada pihak dinas dan PPK dan kontraktor agara segera selesaikan hak hak kami yang belum diselesaikan kurang lebih 13.800.000 ribu ropiah pun belum dieselsaikan agar segera diselesaikan karena ini kan dan DAK 2024 seharunya sudah selesai Anggaran .
editor : Ida











