Tragedi di Jembatan eks Pasirbesi SBP, 3 Nelayan Hilang, 1 Selamat

banner 468x60

WH.Sukabumi – Tiga nelayan asal Tegalbuleud dikabarkan hilang setelah melintas eks jembatan pasir besi mereka diterjang ombak saat hendak menyeberang menuju dermaga bekas pasir besi (SBP), rabu pagi ,jam 6.wib (16/10/2024 ). Satu orang berhasil selamat dalam kejadian tersebut, sementara nelayan lainnya masih terjebak di tengah laut dengan akses dermaga yang terputus.

Informasi dari warga setempat, hari, menyebutkan bahwa sebelumnya pihak desa telah memberikan peringatan kepada para nelayan dan pencari ikan terkait bahaya ombak di sekitar dermaga. Namun, nelayan yang dikenal sebagai nelayan Taratag atau nelayan pinggiran biasanya tetap memasang jaring pada sore hari dan mengambilnya di pagi hari.

“Sore itu memang cuaca mulai tidak bersahabat, tetapi mereka tetap turun ke laut. Ombak besar tiba-tiba datang dan menghantam eks jembatan pasir besi SBP, membuat empat nelayan terjatuh ke laut,” jelas hari.

“Menurut informasi, para nelayan tersebut tetap nekat menyeberang meskipun ombak besar sudah melanda kawasan itu sejak beberapa hari terakhir. “Sebetulnya sudah ada larangan dari pihak desa dan Tagana juga sudah berjaga di lokasi. Namun, mereka tetap berusaha mencari benur di pagi hari,” jelas Hari lebih lanjut.

Seorang saksi mata di lokasi menyatakan bahwa keempat nelayan tersebut tersapu ombak saat berada di jembatan dermaga. “Pas mereka mau nyebrang, ombak besar langsung menghantam jembatan. Satu selamat, tapi tiga lainnya hilang,” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya

BPBD Kabupaten sukabumi dan tim Tagana masih berada di lokasi untuk melakukan pencarian. Namun, gelombang tinggi menyulitkan upaya pencarian hingga kini.

“Pencarian masih berlangsung. Tim terus berupaya, tapi ombak yang besar jadi kendala. Kita juga mendapat laporan ada kapal nelayan yang terdampar di muara Cibuni, tapi masih belum ada informasi terkait nelayannya,” tutup hari. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *