WH.Nganjuk – Salah satu SMA Negeri di Kabupaten Nganjuk berlokasi di Kecamatan Ngeronggot nampaknya tengah di terpa berita dugaan adanya pungutan sekolah yang dikenakan ke murid hingga jutaan rupiah. Dimana hal tersebut nampaknya mendapat banyak tanggapan pihak lain seperti lembaga swadaya masyarakat.
Kejadian tersebut tak lain diduga karena adanya pungutan/iuran yang merasa berat bagi wali murid. Baik besaran nilai maupun kegunaan dari dana yang telah terkumpul maupun yang akan dikumpulkan seperti di beritakan beberapa awak media on line.
Sementara itu (s) inisial selaku Ketua Mkks SMA yang hendak dikonfirmasi terkait hal tersebut pada kamis 11/9/25 Di SMAN 1 Sukomoro belum dapat di temui maupun konfirmasi secara langsung karena masih ada giat.
Namun setelah di hubungi melalui pesan aplikasi Whats app di hari yang sama pihaknya memberikan tanggapan ,agar kabar yang ada dikonfirmasi ke pihak bersangkutan yakni SMAN 1 Ngeronggot. Yang kemudian direspon oleh humas tidak bersedia menemui ,namun merekomendasikan agar menemui Kepala sekolah secara langsung minggu depan di hari rabu atau jum’at,saat di datangi di sekolah.
Untuk di ketahui, prihal yang hendak di konfirmasikan adalah terkait adanya pungutan/iuran mencapai jutaan rupiah serta kegunaannya dengan beberapa rancangan/rencana anggaran pengunaan yang telah di sosialisaikan ke wali murid serta sempat di abadikan melalui kamera ponsel. Dihubungi melalui pesan aplikasi Whats App pada 13/9/25 terkait adanaya kebar berita beredar. Kepala sekolah terkait menyarankan agar menemui bagian humas senin mendatang. (Tn/Bersambung)
editor : Ida











