Melibatkan Warga,Perencanaan Pembangunan Desa Noreh dalam Menetapkan RKPBDes Tahun 2026

banner 468x60

WH.Sampang – Pemerintah Desa (Pemdes) Noreh kecamatan sreseh kabupaten sampang secara resmi menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang berlangsung sukses, Selasa ( 16/09/2025 ) pagi.

Musyawarah ini digelar di balai desa dan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, Forkopimcam, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan lembaga dan tokoh masyarakat.

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya tahapan pembangunan desa yang lebih terarah dan partisipatif.
Penjabat (PJ) Kepala Desa Noreh, Saiful Bahri menyampaikan bahwa penetapan RKPDes merupakan langkah penting untuk menyusun program pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan warga.

“Penyusunan RKPDes bukan sekadar rutinitas administratif. Ini adalah proses strategis agar pembangunan benar-benar menyentuh apa yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Saiful Bahri saat memberikan sambutan.

Saiful yang biasa disapa juga menekankan bahwa seluruh rencana yang ditetapkan telah melalui serangkaian tahapan diskusi, dimulai dari Musyawarah Dusun (Musdus). Dengan demikian, program-program yang diusulkan mencerminkan aspirasi warga dari tingkat paling bawah.

Musdes berlangsung dengan suasana terbuka dan dialogis, di mana seluruh peserta aktif menyampaikan pandangan serta menyepakati prioritas pembangunan. Fokus utama tetap pada bidang infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan publik, serta penguatan kapasitas kelembagaan desa.

“RKPDes ini adalah hasil dari kolaborasi dan diskusi panjang. Kami berharap semua pihak, baik pemerintah desa maupun masyarakat, bisa bersama-sama menjalankan dan mengawal implementasinya,” Kata saiful.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi turut terlibat dalam pengawasan serta evaluasi terhadap pelaksanaan program desa.
“Peran warga sangat penting, karena keberhasilan pembangunan tak hanya ditentukan oleh dokumen rencana, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjalankannya,” tegasnya.

Penetapan RKPDes 2026 dianggap sebagai pijakan penting untuk menjadikan Desa Noreh lebih mandiri dan sejahtera. Dengan perencanaan yang inklusif dan menyeluruh, masyarakat pun menaruh harapan besar terhadap percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Sementara itu Wakil ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), H, Supardi berharap kepada pemerintah Desa agar melaksanakan apa yang menjadi usulan warga, menurutnya untuk Rkpdes tahun 2026 ia menyerap aspirasi dari lima dusun.

” Sementara kami masih menyerap aspirasi dari lima dusun, sisanya nanti akan saya kerjakan. Kami harap pemerintah Desa melaksanakn program program yang menjadi usulan warga dusun. Karena usulannya sangat dibutuhkan oleh warga.” Katanya.

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *