WH.CILACAP – Pelaksanaan pekerjaan jaringan irigasi P3A Warih Guna Dua di desa Bulupanyung kecamatan Patimuan kabupaten Cilacap diduga tidak sesuai spek, seperti dalam pemberitaan edisi satu, ketua P3A ditegur BBWS CITANDUY terkait pekerjaan, melakukan pertemuan langsung kelokasi dan marahi pekerja

Ketua P3A Bapak JASMAN di kompermasi via telepon seluler mengatakan sudah mengadakan pertemuan dan langsung kelapangan mengintruksikan bahwa lumpur yang nempel dibatu di cuci dulu jangan langsung di plester
Sudah minta tolong batu jalan jangan dipakai untuk lantai speknya tidak seperti itu, karena nanti saya yang kena, kalian tidak tahu apa apa, jika tak manut pada perintah ketua yang repot ucapnya
Masih menurut ketua tidak munapik juga tapi kalian dari spek tidak sesuai banget, disarankan dari mulai semen, batu, pasir dan batu putih dari jalan jangan sampai di pakai itu bukan batu yang kita beli karena sudah ada dilokasi, menyarankan jika ada tamu temui dan berterimakasih atas kritik dari media
Saking marah ketua sama pekerja kita orang sini nanti yang pakai kita jangan jelek jelekan belanda realitanya bangunan belanda lebih tahan lama, pelaksanaan pekerjaan seperti itu atas bripingan siapa saya tidak tahu dan tak mau cari kambing hitam, komitmenya harus baik jika pekerjaan seperti ini jangan ngusulin lagi minta bangunan jelasnya
Supaya tahu saja yang ngomong bukan cuma lidah saya tapi realitanya seperti itu, tim teknis ada pak MUHTAR merangkap sebagai bendaraha, ketua tak boleh pegang uang hanya pemberitahuan, sebenarnya pembelanjaan material bebas tidak dibatasi sesuai kabutuhan dan sudah menyerahkan sepenuhnya
Program tersebut dari aspirasi partai Gerindra untuk TA kurang begitu paham, tapi yang jelas menantu pak Muhtar itu PAC, pak Imam mungkin itu TAnya cuman tidak tahu persis , ke partai mungkin ada biasanya seperti itu, karena gelondongan semua sudah diserahkan
Ke dalam urusanya bendahara sama menantunya, tidak mengetahui berapa persen nanti kalau ngomong tidak pas
Cuman diberi tahu ada ke dewan tapi persisnya saya takut salah ngomong, karena itu urusan internal mereka, kita penerima manfaat tapi harus sesuai bangunanya
Kenapa berani bicara karena tidak punya ikatan yang kesana maksud ke dewanya itu urusan dia paling penting bangunanya harus sesuai spek karena jika tidak sesuai nanti saya yang kena dari balai Pungkas ketua
Dari penuturan ketua kelompok P3A diduga tidak singkron dan kruangnya ketransparanan prihal pengelolaan keuangan kelompok ( A, Penndi /Naistiani /Tim )
editor : Ida











