Terkuak di Cihurang: Jasad Pemancing Hilang Itu Ternyata Deni dari Palabuhanratu

banner 468x60

WH.SUKABUMI — Misteri hilangnya dua pemancing yang terseret arus kuat di Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, mulai menemukan titik terang. Salah satu korban akhirnya teridentifikasi sebagai Deni, warga Kampung Otista, Palabuhanratu, setelah tim medis RSUD Palabuhanratu mencocokkan sidik jarinya.

Jasad Deni pertama kali terlihat oleh Tim SAR gabungan pada Selasa sore sekitar pukul 16.00. Tubuh korban terdampar di area Pantai Cihurang, tak jauh dari garis pantai yang sebelumnya menjadi fokus penyisiran.

Ombak yang masih tinggi membuat proses pengangkatan jenazah berlangsung sulit, namun tim berhasil mengevakuasinya dengan aman ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (16/11), ketika Deni dan rekannya, Ujang Agus, memancing di area bebatuan yang dikenal memiliki arus kuat. Tanpa peringatan, gelombang besar menghantam dan menyeret keduanya ke laut lepas.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu mengaku terkejut karena gelombang datang begitu cepat.

“Air naik mendadak, langsung menyapu tubuh mereka. Kami tak punya waktu untuk menolong,” ungkap Saleh (42), salah satu saksi di lokasi.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menyebutkan kondisi korban saat ditemukan tidak mengenakan pakaian lengkap.

“Korban hanya memakai celana dalam. Identifikasi awal dilakukan melalui kecocokan ciri fisik dengan pihak keluarga, dan hasil pemeriksaan sidik jari memastikan bahwa itu Deni,” jelasnya.

Sementara itu, pencarian terhadap Ujang Agus masih terus dilakukan. Tim SAR memperluas area penyisiran hingga beberapa titik rawan arus, melibatkan petugas di laut, darat, dan pantauan visual dari garis pantai. (Nanan Apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *