WH.Morowali –Cabang olahraga catur dalam Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) II Morowali resmi dimulai dengan tujuan menjaring bibit-bibit atlet potensial yang akan mewakili Morowali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang. Morowali sendiri akan menjadi tuan rumah pada Porprov tersebut.

Pembukaan PORKAB II cabang catur ini dilaksanakan di aula kantor Camat Bungku Tengah, Selasa (25/11/2025). Ketua Umum Percasi Morowali, Muhclis Ibrahim, secara langsung membuka acara tersebut dan menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Mari kita junjung tinggi sportivitas dalam PORKAB II ini. Ajang ini adalah wadah untuk mencari bibit-bibit atlet yang akan mengharumkan nama Morowali di Porprov 2026,” ujar Muhclis Ibrahim dalam sambutannya.
Pelaksanaan pertandingan catur akan dimulai pada tanggal 26 November dan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih satu minggu.
Sekretaris Umum (Sekum) Percasi Sulteng, Yopi Mandor WNP, yang mewakili Percasi Sulteng, menyampaikan agar seluruh atlet dari berbagai kecamatan bermain secara maksimal. Ia menjelaskan bahwa PORKAB II ini akan menjadi ajang seleksi untuk Porprov, di mana hanya 8 atlet terbaik dari 10 kecamatan yang akan terpilih mewakili Morowali.
“Saya berharap semua atlet bermain dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Tidak boleh ada atlet dari luar Sulawesi Tengah yang ikut serta,” tegas Yopi Mandor.
Muhclis Ibrahim menambahkan bahwa tujuan utama PORKAB ini adalah untuk menjaring bibit-bibit atlet yang nantinya akan mewakili Morowali di ajang Porprov tahun 2026.
Yopi Mandor, yang juga bertindak sebagai wasit pertandingan, menekankan pentingnya sportivitas dalam technical meeting yang digelar sebelum pertandingan dimulai.
PORKAB II cabang catur ini diikuti oleh 10 kecamatan di Kabupaten Morowali, yaitu Witaponda, Bumi Raya, Bungku Barat, Bungku Tengah, Bungku Timur, Bahodopi, Bungku Pesisir, Bungku Selatan, Menui Kepulauan, dan Sambori.
Pertandingan ini dipimpin oleh wasit bergelar yang berpengalaman memimpin pertandingan hingga tingkat nasional, yaitu Yopi Mandor WNP dan Mahmud WNP. Mereka dibantu oleh tiga wasit dari Morowali yang juga memiliki gelar, yaitu Hidayat WNP, Ruslan WNP, dan Budiwan WNP.
Pembukaan ini juga turut dihadiri Wakil Ketua Percasi Morowali, Patar JS bersama Sekretaris Umum, Mahendra serta para peserta turnamen catur dari 10 kecamatan.*
(Dian)
editor : Ida











