WH.Ambon, Maluku – Aliansi Mahasiswa Buru (AMB) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Maluku dalam dua hari ke depan. Aksi ini bertujuan untuk mendesak pencopotan Ipda M.N.U, oknum perwira polisi yang diduga terlibat dalam operasi tambang ilegal di Gunung Botak.

Ketua AMB menyatakan bahwa mahasiswa telah mengantongi bukti keterlibatan oknum kepolisian dalam operasi tambang ilegal tersebut. Namun, informasi ini masih perlu diverifikasi karena Polda Maluku belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Aparat keamanan dan tim gabungan telah bekerja keras mengamankan Gunung Botak dan mengusir penambang ilegal. Polda Maluku berkomitmen mengusut kasus tambang ilegal dan menindak tegas oknum yang terlibat.
Aksi unjuk rasa ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penegakan hukum dan perlindungan lingkungan di Maluku.
* Tidak Ada Bukti Keterlibatan Ipda M.N.U dalam Tambang Ilegal Gunung Botak
Ambon, Maluku – Kami ingin meluruskan informasi yang tidak benar terkait dugaan keterlibatan Ipda M.N.U dalam operasi tambang ilegal di Gunung Botak. Berita yang beredar sebelumnya adalah opini liar yang tidak didukung oleh bukti yang kuat.
Polda Maluku telah menyatakan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk menunjukkan keterlibatan Ipda M.N.U dalam operasi tambang ilegal di Gunung Botak. Kami juga ingin menegaskan bahwa aparat keamanan dan tim gabungan telah bekerja keras untuk mengamankan kawasan Gunung Botak dan mengusir penambang ilegal.
Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang tidak akurat dan tidak menyebarkan hoaks. Kami juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Maluku.
Ipda M.N.U sendiri telah menyatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam operasi tambang ilegal di Gunung Botak dan siap untuk bekerja sama dengan pihak berwajib untuk membuktikan kebenarannya.
Kami akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Maluku.
– Kami ingin meluruskan informasi yang tidak benar terkait dugaan keterlibatan Ipda M.N.U dalam operasi tambang ilegal di Gunung Botak. Berita yang beredar sebelumnya adalah opini liar yang tidak didukung oleh bukti yang kuat.
Polda Maluku telah menyatakan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk menunjukkan keterlibatan Ipda M.N.U dalam operasi tambang ilegal di Gunung Botak. Kami juga ingin menegaskan bahwa aparat keamanan dan tim gabungan telah bekerja keras untuk mengamankan kawasan Gunung Botak dan mengusir penambang ilegal.
Aktivitas penambangan di Gunung Botak telah dihentikan dan aparat keamanan terus memantau situasi untuk mencegah aktivitas ilegal. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang tidak akurat dan tidak menyebarkan hoaks.
Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh AMB juga tidak dapat terlaksana karena surat pemberitahuan aksi tidak diterima oleh Polda Maluku. AMB telah menyatakan bahwa mereka akan mengajukan surat pemberitahuan aksi pada Kamis (8 Januari 2026).
Kami akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Maluku.
editor : Ida











