Fery Serahkan Disertasi ke Bawaslu Sulteng, Dorong Penguatan Penyelesaian Sengketa Pemilu

banner 468x60

WH.PALU —Dosen Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Palu, Dr. Fery eL Shirinja, S.Sos., M.Si, secara resmi menyerahkan naskah disertasinya kepada Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah, Nasrun, S.Pd.I., MAP. Penyerahan tersebut berlangsung pada Senin (12/1/2026) di Kantor Bawaslu Sulteng.

Disertasi yang diserahkan berjudul “Implementasi Kebijakan Penyelesaian Sengketa Proses pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2024 di Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah”. Karya ilmiah ini merupakan hasil penelitian mendalam terkait praktik dan kebijakan pengawasan pemilu di daerah.

Dr. Fery menyampaikan bahwa penyerahan disertasi ini merupakan bentuk kontribusi akademik yang diharapkan dapat memperkuat pengawasan pemilu yang berlandaskan integritas, keadilan, dan profesionalisme. Ia menegaskan, penelitian tersebut tidak hanya disusun sebagai pemenuhan syarat akademik, tetapi juga sebagai tanggung jawab intelektual untuk memberikan manfaat nyata bagi lembaga pengawas pemilu.

Menurutnya, temuan dalam disertasi ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi Bawaslu Sulawesi Tengah dalam memperbaiki tata kelola penyelesaian sengketa pemilu, meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengawas, serta mendorong terselenggaranya pemilu yang demokratis, transparan, dan berkeadilan.

“Penyerahan disertasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi berkelanjutan antara dunia akademik dan Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi serta menegakkan supremasi hukum pemilu di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Diketahui, Dr. Fery eL Shirinja resmi meraih gelar Doktor pada Jumat, 21 November 2025, setelah mempertahankan disertasinya di hadapan sepuluh penguji. Ia lulus dengan predikat cumlaude dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Wartawan senior yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PWI Sulawesi Tengah ini menyelesaikan pendidikan doktoralnya dalam waktu 2 tahun 4 bulan 20 hari pada konsentrasi Administrasi Publik.

Ia menambahkan bahwa dunia jurnalistik dan akademik memiliki irisan yang kuat, terutama dalam menumbuhkan sikap kritis, objektivitas, dan komitmen terhadap kebenaran. Pengalaman panjang di dunia pers, menurutnya, turut memperkaya perspektif penelitian, khususnya dalam membaca dinamika kebijakan publik dan praktik demokrasi di lapangan.

“Ilmu pengetahuan seharusnya hadir untuk menjawab persoalan riil masyarakat. Disertasi ini saya dedikasikan bukan hanya untuk kepentingan akademik, tetapi juga sebagai ikhtiar memperbaiki tata kelola demokrasi dan pengawasan pemilu di daerah,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Nasrun, S.Pd.I., MAP, menyambut baik penyerahan disertasi tersebut dan mengapresiasi kontribusi ilmiah yang diberikan oleh Dosen Universitas Muhammadiyah Palu itu.

Menurut Nasrun, kajian akademik semacam ini sangat penting sebagai bahan refleksi dan rujukan dalam meningkatkan kualitas kebijakan serta kinerja Bawaslu, khususnya dalam penanganan dan penyelesaian sengketa proses pemilu.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi dan penyelenggara pemilu menjadi kebutuhan strategis di tengah kompleksitas demokrasi saat ini.

“Dengan dukungan kajian ilmiah yang komprehensif, Bawaslu diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang lebih responsif, adaptif, dan berbasis bukti empiris,” pungkasnya. (*)

(Dian)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *