WH.SUKABUMI – Sebuah mobil yang sedang parkir di area PLTU pos 3, Sukabumi, dilaporkan hilang dan ditemukan tergelincir di jurang Gunung Sumping pada Rabu dini hari (30/10). Mobil tersebut dalam kondisi kosong dan sedang mengantre untuk mengangkut limbah B3 play ash dari PLTU menuju Semen Jawa.
Deden Wahyu, pengurus Harapan Baru Perkasa (HBP), menjelaskan bahwa mobil tersebut hilang saat diparkir di PLTU. “Mobil sedang parkir menunggu giliran untuk mengangkut limbah B3. Saat dicek pagi hari, ternyata mobil sudah tidak ada di tempat parkir,” ujar Deden.
Menurut Deden, kelalaian sopir menjadi penyebab utama peristiwa ini. “Kemungkinan kelalaian sopir karena kunci mobil masih tergantung di dalam. Akibatnya, orang yang tidak dikenal bisa dengan mudah membawa mobil tersebut,” jelasnya.
Informasi tentang mobil yang hilang pertama kali diterima dari warga sekitar Gunung Sumping yang menemukan mobil tersebut dalam keadaan tergelincir di jurang. Setelah dicek, mobil ternyata dibawa oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Sumatra Barat.
Aipda taupik Hadianto, panit binmas polsek palbuhanratu yang pertama kali menerima laporan dari masyarakat sekitar, mengatakan bahwa ia mendapat kabar dari warga lainnya sekitar pukul 05.30 WIB. “Saya langsung mengecek ke TKP, ternyata benar mobil tersebut tergelincir di jurang. Saat saya lihat sopirnya, ternyata seorang ODGJ yang mengaku mendengar bisikan untuk membawa kendaraan tersebut,” jelasnya.
ODGJ yang diketahui bernama Agung, sebelumnya pernah bekerja di Jambi di perusahaan kayu dan di pabrik CPO sawit di Jawa. Dia mengaku mendengar bisikan yang menyuruhnya membawa mobil tersebut, meskipun ia tidak tahu jalan di sekitar daerah Gunung Sumping.
Rencananya, Agung akan dititipkan di panti rehabilitasi ODGJ di Palabuhanratu, tepatnya di Aura Welas Asih. (Nanan apon)
editor : Ida











