LAGU TRADISIONAL TUBAN PAHLAWAN RONGGOLAWE DAN TOMBO ATI KINI RESMI TERLINDUNGI HUKUM

banner 468x60

WH.TUBAN -Di tengah derasnya arus moder nisasi dan budaya populer, Kabupaten Tuban membawa kabar yang membanggakan. Dua lagu tradi sional yang telah lama hidup di tengah masyarakat, yakni Pahlawan Ronggolawe dan Tombo Ati, kini resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Penyerahan Surat Pencatatan KIK dilaku kan pada Selasa (12/5), di Hotel Aria Centra Surabaya dalam kegiatan Pengusulan Hak Keka yaan Inte lektual (HKI) Warisan Budaya Tak Benda dan Kekayaan Intelektual Komunal yang dise lenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwi sata Provinsi Jawa Timur bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur.

Bagi masyarakat Tuban, pencatatan ini bukan sekadar dokumen administratif. Lebih dari itu, penga kuan tersebut menjadi pagar hukum sekaligus bentuk penghormatan terhadap warisan budaya yang telah diwa riskan lintas generasi.
Surat pencatatan diterima secara simbolis oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Tuban, Breddy Arianto Muntahir, AP. Ia menyampaikan rasa syukur atas pengakuan tersebut.
“Alhamdulillah, dua lagu tradisional Tuban sekarang telah resmi terlindungi hukum” Ungkap Breddy.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olah raga serta Pariwisata Kabupaten Tuban, Mohammad Emawan Putra, S.E., M.A.P. mengatakan hal tersebut menjadi tonggak sejarah baru untuk mem perkuat benteng perlindungan aset budaya.

Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upa ya memper kuat ben teng perlin dungan aset budaya masyarakat Tuban agar tidak diklaim oleh pihak asing di masa depan,” ujarnya.

Jejak Kepahlawanan dalam Gending Ronggolawe Lagu Pahlawan Ronggolawe bukan sekadar alunan musik daerah. Di dalamnya tersimpan semangat keberanian, kehormatan, dan kecin taan terha dap tanah Tuban.

Lagu atau gending tersebut diciptakan oleh almarhum Soebari, seorang seniman karawitan asal Kelurahan Ronggomulyo, Kecama tan Tuban, pada tahun 1987. Sosok Ronggolawe yang dike nal sebagai Adipati gagah bera ni pada masa Majapahit menjadi sumber inspirasinya
Dalam narasi lagu itu, Ronggolawe digambarkan sebagai tokoh yang teguh me megang prinsip, jujur, serta rela gugur demi membela harkat dan martabat rakyat Tuban. Kisah keberaniannya dalam menentang pengangkatan Nambi sebagai Patih Majapahit menjadi bagian penting dalam sejarah yang terus dikenang masyarakat.

Gending ini kerap dibawakan dalam irama Tayub dan menjadi bagian dari kesenian tradisional Tuban. Lirik-liriknya meng hadirkan suasana heroik sekaligus rasa bangga terhadap sejarah daerah.
Tak heran jika nama Ronggolawe hingga kini tetap hidup di hati masyarakat Tuban. Sosoknya dikenang bukan hanya sebagai adipati, melainkan simbol keberanian dan kete guhan sikap.

Tombo Ati, Dakwah yang Menjadi Nada Kehidupan. Sementara itu, lagu Tombo Ati menghadirkan nuansa berbeda. Jika Pah lawan Ronggolawe menghidupkan sema ngat kepah lawanan, Tombo Ati menjadi penyejuk spiritual yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Jawa, khu susnya Tuban.

Lagu ini diyakini diciptakan oleh Sunan Bonang atau Maulana Makhdum Ibrahim, salah satu Walisongo yang memiliki hubungan erat dengan Tuban. Putra Sunan Ampel tersebut menjadikan Tuban sebagai pusat dakwah dan pendidikan Islam pada masanya.

Hingga kini, lantunan Tombo Ati masih mudah ditemui di berbagai ruang budaya masyarakat. Syairnya terdengar dalam pertunjukan wayang, campursari, Tayub Tuban, hingga puji-pujian selepas adzan sebelum iqamah. Bahkan ketika bulan Ramadhan tiba, lagu ini seolah menjadi pengingat spiritual yang akrab di telinga masyarakat.

Di balik melodinya yang sederhana, Tombo Ati menyimpan pesan mendalam tentang lima jalan memperoleh ketena ngan jiwa. Mulai dari membaca Al-Qur’an beserta maknanya, mendirikan salat malam, berkumpul dengan orang saleh, berpuasa sunnah, hingga memperbanyak dzikir kepada Allah.

Ajaran tersebut diwariskan turun-temurun melalui lantunan lagu yang mudah diterima masyarakat.( G.Ashuri )

Editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *