Langkah Kompak di Jl. Barito: Kemeriahan Dies Natalis ke-46 SMPN 4 Nganjuk Setelah Libur Panjang

banner 468x60

WH.​NGANJUK – Suasana di sepanjang Jalan Barito No. 153, Begadung Timur, mendadak riuh dan penuh warna pada Sabtu pagi, 11 Juli 2026. Ratusan balon udara diterbangkan ke langit Nganjuk, membawa serta doa dan harapan baru. Hari itu, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Nganjuk tengah merayakan hari jadinya yang ke-46 dengan penuh suka cita.

​Mengusung semangat kebersamaan, perayaan Dies Natalis kali ini dikemas dalam bentuk jalan santai dan panggung hiburan. Tidak hanya diikuti oleh para siswa, guru, dan staf sekolah, acara ini juga menjadi panggung pembuktian kompaknya hubungan antara pihak sekolah dengan wali murid serta masyarakat sekitar.

​Pelepas Rindu Pasca-Libur Panjang

​Acara yang berlangsung meriah ini juga menjadi momen “reuni” yang dinanti-nantikan. Setelah hampir tiga minggu menikmati libur sekolah, para siswa tampak antusias kembali ke sekolah. Rasa kangen itu tumpah dalam euforia kegembiraan; beberapa siswa bahkan spontan berjoget bersama di tengah alun panggung hiburan, larut dalam musik yang menghentak.
​Ketegangan sempat mewarnai acara saat panitia mulai mengundi nomor kupon.

Mulai dari hadiah hiburan hingga hadiah utama yang menggiurkan membuat para peserta menahan napas, berharap nomor yang mereka pegang disebut oleh pembawa acara.

​Sinergi Manis Sekolah dan Wali Murid

​Di balik kemeriahan acara, ada kepuasan tersendiri yang dirasakan pihak manajemen sekolah. Kepala SMPN 4 Nganjuk, Minarti, menyatakan bahwa kesuksesan acara ini bukan sekadar tentang perayaan ulang tahun, melainkan tentang nilai solidaritas yang berhasil dibangun.

​Salah satu indikatornya adalah keterlibatan aktif wali murid, termasuk dalam dukungan penyediaan tiket kegiatan yang terjual laris manis. Menurut Minarti, kolaborasi ini berjalan sangat sukses.

​”Saya sangat mengapresiasi seluruh peran serta, baik dari anak-anak maupun wali murid. Ini menunjukkan bahwa SMPN 4 Nganjuk adalah sekolah yang selalu terbuka (welcome) terhadap ide-ide baru, serta mampu menunjukkan solidaritas dan kebersamaan yang apik dengan orang tua siswa dalam berbagai hal,” ungkap Minarti dengan nada bangga.

​Melalui perayaan ke-46 ini, SMPN 4 Nganjuk tidak hanya merayakan usia yang matang, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang inklusif, adaptif, dan didukung penuh oleh ekosistem anggotanya.

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *