WH.Cilacap – Program percepatan peningkatan tata guna air ( P- 3TGAI ) bersumber dari APBN tahun anggaran 2026 sebesar Rp 195, 000, 000, diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis sehingga bahan material yang di gunakan lebih sedikit dari rencana anggaran biaya
Kekurangan volume diketahui setelah awak media warta hukum melakukan pengecekan langsung di lokasi pekerjaan, pengecekan disaksikan langsung oleh ketua kelompok P3A terkait kondisi fisik bangunan yang kekurangan volume
Pengurangan volume dan pemakaian batu lokal dari kali buat pasangan lantai saluran dibenarkan pekerja, pelanggaran tersebut terjadi di kelompok P3A Panimbang Jaya Desa Panimbang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap diduga demi meraup keuntungan lebih
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak BBWS Citanduy sebagai bahan evaluasi, pengurangan volume terjadi pada pasangan lantai saluran dan pasangan badan saluran 10 centi meter
Tidak sampai disitu beberapa pekerja tidak nampak mengenakan perlengkapan keselamatan kerja seperti helm proyek, rompi reflektif, sepatu keselamatan maupun sarung tangan, kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai penerapan standar Keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) dalam proyek pemerintah

Setelah menyaksikan sendiri Sulis, katakan volume dari awal sudah sesuai spek, ini terjadi ketika saya tidak ada di lokasi pekerjaan, karena di urug oleh pekerja dan nanti akan dikeruk lagi, Poto tersebut sudah ada sebelum menjadi temuan bapak, bahkan lagi membikin surat peryataan
Lanjut Sulis memang seharusnya tinggi badan saluran 70 centi meter, untuk lantai saluran 20 centi meter, kekurangan volume nanti di perbaiki ucapnya
Sebenarnya keadaan tersebut sudah di cek sama TPM Dandi, TPM datangnya tidak setiap hari, satu Minggu dua kali datang,
Dugaan adanya pelanggaran tersebut terjadi dan menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dari pihak BBWS Citanduy sebagai penyelenggara tingkat balai yang mendapatkan program P3TGAI dari Kementrian PU, disalurkan sebesar Rp 195, 000,000, perkelompok p3A yang mendapat bantuan (A, Supendi / Naistiani )
editor : Ida











