PROYEK IRIGASI P3A BANGUN KARYA DIDUGA LANGGAR SPEK TEKNIS

banner 468x60

WH.Cilacap– Satker OP BBWS Citanduy, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR menurunkan kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air di Desa Bengbulang, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. di terima P3A Bangun Karya

Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan air irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian di wilayah OP BBWS Citanduy.

Namun dalam pelaksanaan pekerjaan diduga langgar spek teknis, kekurangan volume 10cm di pasangan lantai dan pasangan badan saluran
Menanggapi pertanyaan terkait volume pekerjaan di lapangan, pekerja di lokasi, Sahono, menjelaskan kondisi pelaksanaan. “Tinggi lantai seharusnya 20 cm. Yang terpasang sekarang memang hanya 7 cm. Nanti akan ditambah lagi 5 cm dan finishing 2 cm. Kenapa bisa kurang volumenya karena tanahnya keras, susah digalinya, yang kurang nanti diperbaiki” jelas Sahono.

Konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada Kepala Dusun Bagio selaku pengurus P3A yang memegang proyek. “Saya sudah mengetahui dari pekerja ada yang mempertanyakan tentang volume di lapangan. Sudah menyuruh ke pekerja agar plesterannya ditambah supaya pas ukuran. Kekurangan yang ada nanti diperbaiki. Tapi untuk gali ke bawah tidak mungkin, paling ditambah ke atas,” ujar Bagio.

Ia juga menegaskan transparansi pelaksanaan. “Kalau mau tahu persis di titik nol pekerjaan yang ada papan informasi itu benar-benar full. Ibaratnya mau nyolong di situ tidak ada sama sekali. Memang pekerjaan harus ada yang kontrol termasuk dari pemerintah agar ketika ada kekurangan segera cepat cari solusi. Pekerjaan yang kurang diperintahkan untuk segera di perbaiki dan disempurnakan, ucapnya

Pada pihak BBWS Citanduy diharapkan agar turun kroscek lapangan adanya dugaan kekurangan volume yang berpotensi merugikan uang Negara ( A, Supendi / Naistiani )

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *