WH.Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menyambut hangat kehadiran 1.155 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Gelombang pengabdian ini resmi dilepas dalam Upacara Kick Off Program Mahasiswa Berdampak Mobilitas Akademik Semester Gasal 2026/2027 sekaligus peringatan Dies Natalis ke-62 Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Acara yang diwarnai dengan peluncuran maskot baru bernama “CRIO” tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Gedung Rektorat Unesa Lidah Wetan, Surabaya, pada Senin (27/7/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Nganjuk Kang Marhaen bersama Wakil Menteri Diktisaintek Prof. Fauzan, M.Pd. Wamen Diktisaintek secara khusus meresmikan pemberangkatan belasan ribu mahasiswa yang akan diterjunkan untuk mengabdi, magang, serta menjalani studi independen di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Nganjuk.
Cetak Agen Perubahan Lewat Program Berskala Besar
Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., dalam laporan resminya memaparkan bahwa program ini melibatkan 16.000 mahasiswa yang disebar ke ribuan mitra.
Langkah strategis ini dirancang untuk melatih keterampilan abad ke-21, mengasah kemampuan pemecahan masalah (problem solving), serta menumbuhkan empati sosial agar mahasiswa siap menjadi agen perubahan yang solutif di tengah masyarakat.
Sejalan dengan visi tersebut, Bupati Nganjuk Kang Marhaen memberikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa. Ia mengingatkan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan atau kecerdasan intelektual wajib berjalan beriringan dengan kecerdasan emosional dan ketangguhan mental.
Dengan terjunnya 1.155 mahasiswa KKN Tematik ke Kabupaten Nganjuk, Pemkab Nganjuk menaruh harapan besar agar para mahasiswa dapat berkolaborasi langsung dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor-sektor unggulan daerah, di antaranya:
Kawasan Industri Nganjuk (KING)
Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN)
Sektor Pariwisata Daerah
Sinergi yang terjalin antara Pemkab Nganjuk dan civitas akademika ini diyakini mampu mempercepat akselerasi pembangunan yang tepat sasaran.

Kehadiran ide-ide segar serta inovasi dari mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, tetapi juga menjadi kawah candradimuka dalam membentuk karakter generasi muda sebelum mereka memegang estafet kepemimpinan bangsa di masa depan.
editor : Ida











