WH.SUKABUMI – Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel mengalami kecelakaan tunggal di jalur Cikidang Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu pagi (8/8/2026). Kendaraan yang melaju dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu itu berakhir masuk ke area tebing di sisi kiri jalan setelah diduga mengalami gangguan pengereman.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Kampung Bantarselang, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang. Lokasi kejadian dikenal memiliki kontur jalan menurun, menikung, dan permukaan aspal yang tidak rata.
Menurut informasi yang dihimpun, truk bernomor polisi B 9047 JXR dikemudikan oleh Sehan Ali dengan seorang penumpang bernama Ahmad Miftah Urrizki. Kendaraan saat itu membawa muatan kantong kresek.
Saat melintasi tikungan menurun, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan. Truk kemudian bergerak ke kiri dan terperosok ke area tebing di pinggir jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Ia menyebut dugaan awal mengarah pada gangguan sistem pengereman ketika kendaraan melintasi jalur menurun dan menikung.
“Pengemudi diduga kehilangan kendali saat melintasi tikungan turunan sehingga kendaraan keluar jalur dan masuk ke sisi kiri jalan,” ujar Wangsit, Sabtu (8/8/2026).
Meski kendaraan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Pengemudi dan penumpangnya berhasil menyelamatkan diri.
“Korban selamat, hanya kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta,” tambahnya.
Petugas juga menyebut kondisi cuaca saat kejadian cerah dan badan jalan dalam keadaan kering. Arus lalu lintas di jalur tersebut relatif lancar, namun karakter jalan yang bergelombang dan menurun dinilai cukup berisiko bagi kendaraan berat.
Satlantas Polres Sukabumi mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi kendaraan benar-benar layak jalan sebelum melintas di jalur Cikidang Palabuhanratu.
“Pastikan fungsi rem dan komponen kendaraan lainnya dalam kondisi baik. Jika ada gangguan teknis, jangan dipaksakan untuk tetap digunakan,” pungkas Wangsit.
(Nanan apon)
editor : Ida











