WH.Sukabumi – Tragedi terjadi di Jalan Raya Simpenan, Minggu (1/12/2024) pagi, ketika sebuah truk bermuatan kayu gelondongan melaju tak terkendali. Lima warung milik warga, termasuk milik seorang ibu tunggal bernama Ika (34), rata dengan tanah akibat kecelakaan itu. Meski warungnya hancur, Ika dan dua anaknya berhasil selamat dalam insiden tersebut.
Keajaiban datang ketika Ika memutuskan untuk keluar dari warungnya beberapa menit sebelum truk menghantam. “Anak saya yang masih kecil menangis terus, jadi saya keluar untuk menenangkan mereka. Baru beberapa langkah, tiba-tiba terdengar suara gemuruh besar,” ujarnya dengan suara bergetar.
Ketika menoleh, Ika melihat truk besar melaju kencang, tak terkendali, dan langsung menghancurkan warungnya hingga rata dengan tanah. “Kalau saya masih di dalam, mungkin saya tidak akan selamat,” tambahnya.
Warung yang menjadi tumpuan hidupnya kini hanya menyisakan puing-puing. Dagangan, peralatan dapur, hingga dinding warung berserakan bercampur kayu gelondongan. Namun, Ika tetap bersyukur karena dirinya dan anak-anaknya selamat.
“Harta bisa dicari lagi, tapi nyawa tidak tergantikan. Ini murni pertolongan Tuhan,” kata Ika sambil menyeka air matanya.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 04.10 WIB. Truk bernomor polisi D 9546 VF itu melaju dari arah Jampang menuju Jawa Tengah. Sopir diduga kelelahan dan menyerahkan kemudi kepada kondektur, yang gagal mengendalikan kendaraan.
“Terdengar suara gemuruh keras, lalu kayu-kayu patah dan warga berteriak. Situasinya sangat mencekam,” kata Ratna (32), warga Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.
Kecelakaan ini tidak hanya menghancurkan warung-warung, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi korban. Ika kini bingung harus memulai dari mana untuk membangun kembali kehidupannya.
“Warung itu satu-satunya penghasilan kami. Saya harap ada bantuan agar bisa bangkit lagi,” tuturnya penuh harap. (Nanan apon)
editor : Ida











