WH.BOGOR –Jalur raya nasional mulai dari Bubulak sampai Leuwiliang selalu mengalami kemacetan parah diakibatkan kurang sentuhan dari semua pihak terkait baik Dishub, Pol PP maupun Polri dan unsur lainnya yang mempunyai kebijakan.

Ketua PWRI asli pribumi Bogor turut prihatin melihat keadaan lalulintas jalan raya nasional yang selalu macet parah dan tidak ada respon dari unsur terkait
“Saya sangat prihatin melihat kondisi saat ini lalulintas jalan raya nasional yang dulu asri cepat kemana mana, ini harus berjibaku dengan kemacetan dan tidak ada respon dari unsur terkait Polri, Pol PP tiap Kecamatan, Dishub, dan para pemangku kebijakan, “prihatinnya Bang Rohmat saat ditemui awak media di Kantornya Rabu, (04/12/2024).
Ia juga menyampaikan harusnya anggota dewan yang sudah dilantik harus merumuskan perda agar tidak terjadi kemacetan bukan hanya mengurusi infrastruktur yang ada nominalnya.
“Seharusnya anggota dewan terpilih dan dilantik yang ada di jalur Bubulak sampai Leuwiliang diantaranya, H. Wasto, S.Hut ( PKS ), Ridwan Muhibi, SIP ( Golkar ), Ru’yat Sujana, ( P. Demokrat ), Lukmanul Ar Rasyid ( PKB ) dan Anas Azwar ( P. Nasdem ) membuat perda tentang mengatasi kemacetan ini jangan hanya mengurusi infrastruktur yang ada nominalnya, yang tidak ada nominalnya tidak mau tahu, padahal dengan kebijakan anggota dewan unsur terkait akan fast respon,”tegas Bang Rohmat
Harapan ketua DPC PWRI Bogor Raya semua pihak memberikan solusi yang terbaik dalam mengatasi kemacetan ini jangan sampai menimbulkan korban. (Rachman/Tim)
editor : Ida











