WH.Sukabumi – Polri melalui Polres Sukabumi kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Pada Jumat (13/12/2024), bantuan disalurkan ke Kampung Gempol oleh Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri SH, dan Kasat Samapta Polres Sukabumi, AKP Dadi S.Pd. Bantuan ini berupa kebutuhan dasar yang sangat diperlukan para pengungsi.

“Alhamdulillah, di pagi yang berkah ini, kami melaksanakan bakti sosial Polres Sukabumi dengan membagikan bantuan berupa alat tidur seperti kasur dan selimut, kebutuhan anak-anak seperti susu dan popok, serta bahan makanan seperti beras, telur, dan mi instan,” ujar AKP Ali Jupri.
Bantuan ini, menurutnya, diharapkan dapat membantu para pengungsi yang masih bertahan di lokasi bencana. “Kami melihat para pengungsi tidur di lantai, sehingga alas tidur ini sangat diperlukan. Bantuan ini juga berasal dari rekanan-rekanan kami di Jakarta yang turut berempati terhadap korban bencana,” tambahnya.
“Di tempat yang sama Kasat Samapta Polres Sukabumi, AKP Dadi S.Pd, menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan telah melalui proses analisis kebutuhan di lapangan. “Kami terlebih dahulu memeriksa kebutuhan para pengungsi sebelum menyalurkan bantuan. Ini untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak mubazir. Kadang-kadang bantuan yang datang berlebihan, namun tidak sesuai dengan kebutuhan pengungsi,” jelasnya.
Sejak bencana terjadi pada Rabu (4/12/2024), Polres Sukabumi telah menjangkau 30 titik terdampak bencana di berbagai wilayah, baik di Sukabumi Selatan, Utara, maupun Barat. “Kami sudah mendatangi semua titik yang terdampak langsung, termasuk wilayah sulit seperti Ciemas. Alhamdulillah, semua korban yang terdampak sudah menerima bantuan dari kami,” ungkap AKP Ali Jupri.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Polres Sukabumi juga berharap aksi ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut membantu mereka yang membutuhkan. “Semoga para pemberi bantuan mendapatkan kebaikan atas amal mereka,” tutup AKP Dadi S.Pd. (Nanan apon)
editor : Ida











