WH.TUBAN – Kamis. 2/2/2025 Resmi Diberlakukan Rekayasa Lalu Lintas ( Lalin ) di Kawasan Alun-alun Kabupaten Tuban.
Kebijakan untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan di kawasan Alun alun Tuban diantaranya:
1.Jl.Sunan Bonang diberlakukan satu arah dari selatan ke utara untuk semua jenis kendaraan baik bermotor maupun tidak bermotor.
2.Jl.Lukman Hakim diberlakukan satu arah dari selatan ke utara khusus untuk roda 4 ( empat )
3.Untuk jalur becak dari Kebonsari diarahkan melalui5 Jl.Basuki Rachmad
menuju Jl.Pemuda hingga pintu barat Sunan Bonang.
4.Jalur kembali becak melewati Jl.Lukman Hakim ke perempatan Karang
waru menuju parkiran Kebonsari.
5.Sedangkan untuk becak dari Pasar sore diarahkan melalui sumursrumbung menuju pintu barat Sunan Bonang.

Dari kebijakan itu banyak pihak yang tidak setuju seperti Hariyono warga kelurahan Kutorejo menuturkan jika kebijakan ini dilaksanakan maka kemacetan di jalan pemuda akan semakin parah. Karena selama ini sudah sering macet di jalan Pemuda karena jalan sempit volume kendaraan semakin bertambah banyak, sekarang malah ditambah becak Sunan bonang. Perlu diketahui hampir setiap pagi banyak puluhan penjual kue basah berjualan dikanan kiri jalan dengan adanya becak sunan bonang tentunya menambah volume kendaraan mas. Kalau bisa sebelum diberlakukan kebijakan hendaknya pemerintah melakukan uji coba dulu beberapa hari.
Priyono warga kelurahan Sidomulyo juga tidak setuju dengan adanya becak sunan bonang melewati sumur srumbung karena dikawasan di sumur srumbung itu banyak anak anak , jalan sempit dengan adanya becak sunan bonang tentunya menambah suasana semakin ruwet.
Sebaiknya pihak pihak yang menentukan kebijakan ber koordinasi lebih dulu dengan pihak pemerintahan desa Sidonulyo dan jangan asal ambil kebijakan saja tapi juga harus dikaji dampak atas kebijakan ini
Karena jalan desa sumur srumbung biasanya setiap hari sepi, nyaman dan gak ruwet akan tetapi dengan digunakannya sumursrumbung jalur becak sunan Bonang yang jumlah setiap harinya mencapai puluhan becak dari pagi sampai malam tentunya sangat mengganggu warga disekitar sumur srumbung
Suwito abang becak yang setiap harinya mengantar penziarah ke makam sunan bonang juga merasa keberatan dengan rute dari kebonsari melalui jalan Basuki Rachmat Karena jaraknya lebih jauh jika ongkosnya seperti dulu.Sampai sekarang saya juga belum tahu berapa ongkos dengan jarak yang lebih jauh itu,tandas.( G.Ashuri )
editor : Ida











