WH.BOGOR – Rabu (22/01/2025). Kol( purn) Cahyo Darso menjelaskan ke awak media warta hukum net, begini penjelasan kol( purn) Cahyo darso. A jab,LO satgas sergab Bulog jakarta Wil Bogor,cianjur, Sukabumi, saya datang ke Desa Purwasari ini dalam rangka silaturahmi kemudian juga memberi support kepada para petani, kelompok tani ataupun Gapoktan yang selama ini mungkin masih simpang siur belum jelas kemana harus hasil petaninya ini dia harus kemana.
Kebetulan saya membawa kepala tim cab yah untuk mempasilitasi ini supaya hasil panen dari petani itu bisa di serap semaksimal mungkin oleh tim cab dalam hal ini BULOG yang tersebar di setip kabupaten maupun daerah dengan harapan petani sejahtera rakyatpun sehat yah, karena dengan serapan gabah yang maksimal rakyat kita tidak akan menjadi rawan pangan yah, karena kalau di lihat dari pemberdayaan sumber alam dalam hal ini pertanian, memang bangsa kita masih kurang, untuk mencegah hal itu inilah serapan grabah ke para petani supaya mereka para petani yang ada di bangsa kita ini terserap oleh Bulog,dan Bulog itu untuk menyerap ini bukan untuk di perjualbelikan tapi untuk lahan cadangan yang sudah ada di pasar apabila itu kurang inilah Bulog baru mengeluarkan kemudian untuk mencegah apabila ada bencana alam, bantuan sosial dan sebagainya itu Bulog yang berperan yah, inilah yang di perankan oleh Bulog untuk mencegah demikian,bukan untuk di perjualbelikan seperti penjual-penjual beras yang langsung ini,ini hanya untuk cadangan bangsa negara kita ini, sewaktu-waktu ada kejadian bencana alam ataupun perang sekalipun Bulog berperan yah,itulah perannya saya di sini mensupport, mensosialisasikan supaya para petani mengerti posisinya Bulog keberadaan di tiap tempat demikian untuk penjelasan dari saya.”ucapnya.
Pesan untuk petani para petani ini agar hasilnya itu bisa di serap oleh Bulog Dengan hpp yang sudah di tentukan oleh pemerintah.pemerintah sudah menetapkan hpp itu berdasarkan kriteria baik itu dari kadar airnya beras itu sendiri maupun mutunya padi itu sebelum jadi beras dan sebagainya.
Harapannya dari hasil yang kemaren minimal menjadi maksimal jadi kemaren belum surplus jadi surplus.saya baru hari ini di tempat ini kami akan meluncur ke ci anjur dan Sukabumi ,keluhan yang di sampaikan oleh petani utamanyatuh kalau bertanam itu air.air itu darimana irigasi yah kedua pupuk untuk penyubur ini supaya hasil melimpah yah,ketiga tenaganya juga berdaya guna, berhasil guna dengan maksimal yang sudah di bekali nanti oleh pemerintah dan pupuk itu tidak akan di persulit oleh pemerintah lagi seperti yang sudah-sudah kita lihat itu macet di tengah-tengah terlambat datang sehingga petani sebelum panen sudah memanen karena takut itu tadi gagal panen begitu pak.langkah selanjutnya kita akan salurkan ini berdasarkan hilalkis,baik itu dari timcab,timwil maupun saya sebagai lesen offiser nyambung yah ke pusat jadi antara pinwilcab itu memberikan atensi ke pusat saya juga mengbekupp di belakang bahwa saya juga memang turun kelapangan yang saya temukan seperti inilah adanya tidak di rekayasa.
Ditempat yang sama” Yanto Nurdiyanto ” selaku kacab Bulog Dramaga menambahkan,baik.terimakasih ini adalah salah satu kegiatan dari Bulog di dampingi oleh Lo di dampingi juga oleh pihak kewilayahan ada Bu danramil inilah salah satu wujud bahwa mewujudkan swasembada pangan itu tidak bisa sendirian Bulog ,jadi butuh support dari berbagai pihak bagaimana kita mewujudkan swasembada pangan ini agar terwujud,kami kunjungan ke desa purwasari ini melihat langsung potensi yang bisa Bulog serap kami juga sudah diskusi dengan kepala desa dengan Gapoktan dan insyaallah ini edukasi kepada Gapoktan bahwa bulog itu ada.
Bulog sebagai ofteker jadi dengan hpp ini mudah-mudahan hpp yang sudah di naikan ini mudah-mudahan ini menambah kesejahteraan buat petani dan ini menjadi support.nah ada standar kualitas yang sudah di tentukan yang pertama adalah kalau gabah kering panen dkp itu maksimal 25 persen kalau gabah keri
Kering panen dkp itu maksimal 25 persen kalau gabah kering giling itu di 14 persen.
kemudian Bulog juga menyerap berasnya sama kadar airnya di 14 persen terus hppnya juga kalau untuk dkp itu 6500 kalau untuk gkgnya itu 8200 perkilo dan berasnya itu di harga 12000 Bulog beli.ujar kacab Bulog dramaga.
Kepala desa purwasari Yusuf Mustopa menambahkan juga.yang pertama saya sangat berterima kasih atas kunjungan dari lesen offiser Bulog Jabar dan juga ada kepala atau pimpinan cabang Bulog Bogor,nah berkaitan tentang Missi pemerintah desa purwasari di dalam mendukung ketersediaan pangan ataupun desa yang berdaulat pangan,jadi saya sangat berterima kasih sehingga bisa bermitra ataupun tau informasi tentang regulasi penjualan beras ataupun gabah kering ,tadi sudah ngobrol dengan pimpinan cabang di Bulog bagian Bogor .yah penyampaiannya bahwa Bulog membuka keran,membuka pintu untuk warga masyarakat desa purwasari petani padi boleh menjual ke Bulog ini kesempatan besar bagi masyarakat petani untuk menambah inkam, karena dari hppnya sendiri pasti akan ada selisihnya di banding penjualan ke biasanya ataupun yang biasanya masyarakat itu menyimpan di gudang ataupun di penggilingan kedepan bisa langsung di geser ke Bulog apakah itu di kirim ataupun di giling dulu menjadi beras.ya harapannya memang terjadi sinergitas Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat lalu kitapun punya pasar.
Kalau kami sebetulnya selalu mencari solusi sehingga di saat wilayah ataupun sawah ataupun tanah,ladang yang tidak ada jaringan irigasi yah tetap kitapun harus menanam padi dengan jenis Gogo tentunya,bagi kami desa Purwasari tidak terhambat mau ada ataupun tidak ada irigasi ya tetap harus nanam padi yang penting ada upaya rekonsiliasi ataupun perbaikan jadi masyarakat untuk menanam padi.
Himbauanya mari kita semangat terus bertani padi bahwa untuk berlaku ekonomi di padipun bisa sehingga kekuatan itu sekarang ada di desa dengan ketahanan pangan itu sudah di mulai di tahun 2024 bahwa kami pemerintahan desa di ketahanan pangan kita coba di 7 hektar dan itupun di dalamnya ada pemberian bantuan permodalan itu bahkan olah tanah dan bukan hanya di situ dan kitapun di 2024 beli alsintan sehingga untuk menurunkan upahnya Dengan alsintan ketahanan pangan ini itu jadi lebih murah dan lebih mudah.

Untuk pangan Minggu mendatang saya akan kunjungan ke Bulog untuk membicarakan kerjasama ataupun sinergitas hasil prodak padi yang ada di desa purwasari tetap kamipun tetap konsisten bahwa pemerintah desapun harus mampu berada di tengah-tengah masyarakat petani agar masyarakat petani inipun menjadi petani yang mandiri.” Pungkasnya. (Rachman/Hoeriyah)
editor : Ida











