WH.Sukabumi – Herlan alias Samson, seorang pria yang dikenal sebagai preman kampung, akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah sempat meresahkan warga Kampung Cihurang desa cidadap kecamatan simpenan selama beberapa hari terakhir. Aksi Herlan yang dianggap meresahkan, seperti buang air besar di masjid dan mengejar-ngejar warga, memancing amarah masyarakat setempat.

“salah satu warga, mengungkapkan puncak kekesalan terjadi pada Kamis (23/1/2025) sore. Warga yang geram mulai memburu Samson hingga mendatangi rumahnya. Samson sempat melawan warga yang mendekatinya. “Aya naon teh, buru-buru kadarieu, sing horeng teh bawa paneungeul langsung nyerang,” kata Samson saat kejadian. Namun, aksi perlawanan itu tidak berlangsung lama, dan Samson terkena pukulan dari warga hingga mengalami luka di kepala.
Menurut samson dipukul saat dirinya sedang jongkok di tengah kerumunan warga. “Ini dipukul kapan? Pas ngumpul itu dia jongkok, langsung dipukul sama warga,” jelasnya.
Untuk mencegah situasi semakin memanas, polisi dari Polsek dan Polres Sukabumi segera turun tangan. Proses penangkapan Samson berlangsung pada Jumat pagi (24/1/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kasat Samapta Polres Sukabumi, AKP Dadi, menjelaskan Samson ditemukan di sebuah saung di area kebun. “Kami bersama tokoh masyarakat mendatangi lokasi dan mendapati Samson membawa sebilah golok. Kami memberikan arahan agar dia bersedia diamankan, dan akhirnya dia setuju untuk dibawa ke Mapolres,” ujar AKP Dadi.
Dalam proses pengamanan, Samson sempat menyeberangi Sungai Cimandiri dengan berenang dari Kampung Cihurang menuju Caringin. Sementara itu, petugas dan warga mengikuti dari belakang menggunakan perahu.
“Personel dari Polsek, Polres, dan Airud telah siaga sejak malam hingga pagi untuk memastikan proses penangkapan berjalan aman dan kondusif. Tidak ada perlawanan berarti dari Samson saat diamankan,” tambah AKP Dadi. (Nanan apon)
editor : Ida











