Ngabungbang di Sungai Ciherang Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Sunda

banner 468x60

WH.Sukabumi – Rabu malam kamis 14 mulud (18/9/2024), acara Ngabungbang digelar di Sungai Ciherang, Desa Pasir Ipis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh 45 orang dari berbagai daerah seperti Pajampangan, Sukabumi, Bogor, Karawang, Jawa Timur, Jawa Tengah, Gunung Lawu, Bandung, dan wilayah lainnya.

Acara dimulai sejak pukul 17.00 WIB dan berlangsung hingga dini hari pukul 02.00 WIB. Setelah buka bersama dan makan bareng, peserta menikmati acara sarasehan serta hiburan seni Sunda yang digelar di Padepokan Mundingwangi, Desa Pasir Ipis.

“Acara Ngabungbang ini adalah ajang silaturahmi dan sekaligus bentuk pelestarian budaya Sunda. Dengan kegiatan ini, kita berharap agar budaya memandikan pusaka tetap terjaga,” ujar A. Soleh, pimpinan Padepokan Mundingwangi.

Pada puncak acara yang dimulai pukul 01.00 WIB, dilakukan prosesi memandikan benda-benda pusaka seperti keris, tombak, pedang, gobang, batu ali, dan lainnya. Prosesi ini dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan simbol dari membersihkan diri secara spiritual.

“Ngabungbang bukan hanya soal ritual, tetapi juga soal menjaga tradisi dan mempererat tali persaudaraan antar daerah,” tambah A. Soleh.

Acara yang rutin digelar setiap tahun ini selalu dinanti oleh para pecinta budaya dari berbagai daerah. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengenalkan dan melestarikan seni budaya Sunda kepada generasi muda.

“Ini adalah warisan budaya yang harus dijaga dan diteruskan. Setiap tahun, kami berharap lebih banyak generasi muda yang terlibat dan memahami makna dari kegiatan ini,” tutup A. Soleh. (Nanan apon)

editor :Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *