WH.SURABAYA – Pada hari rabu tanggal 09/10/2024 pada pukul 14.30 wib. Telah terjadi pencurian sebuah LPG di kampung ambengan selatan karya.kelurahan pacarkeling, kecamatan tambaksari surabaya.
Awal mula kejadian sikorban berimisial IW adalah pengirim LPG dan air mineral di kampung ambengan selatan karya.dia sudah 10 tahun berprofesi sebagai pengantar lpg dan air mineral di kampung ambengan selatan karya.
Seperti biasa pada hari rabu itu. Dia lagi mengirim salah satu langganannya yang bernama H. HARIRI.di hari itu spd motor yang membawa LPG tersebut di parkir di pinggir jalan daerah kelompok dua.si korban masuk ke gang kecil menuju tokoh haji hariri. Sekitar 50 meter dari sepeda korban yg di parkir.
Namun naas siapa sangka barang yang ada di atas sepeda motor korban itu sudah menjadi incaran oleh pencuri yang berimisial R.melihat situasi dikira aman. Sipelaku dengan menaiki sepeda motor berwarna biru tanpa berfikir panjang menggasak lpg tersebut dan di bawa kabur dengan menaiki sepeda motor yang dia pakek.
Bersamaan dengan itu warga ada yg melihat sebut saja mas. Dani dia anak dari ketua kelompok dua abah supriadi serontak dia mengejar si pelaku dengan menaiki sepeda treal,namun takberhasil,disaat mas dani arah balik dari pengejarannya di tegur warga karna dia mengemudi sepeda motor dengan kencang.”mas kenapa kamu bersepeda terlalu cepat?? “tegur warga sama mas dani.
Dijawab oleh mas dani terguran tersebut, saya lagi ngejar orang tadi bu… Loh itu kan si R akhirnya mas dani balik ke lokasi kejadian, dan di lokasi kejadian sudah ada tokoh agama yaitu ustadz. Moh. Arifin. Dia sebagai tokoh agama,sekaligus wartawan dari media wartahukum, dan sekjen madas dpac tambaksari,beliau bertanyak pada mas dani tentang kejadian tersebut. Ustadz. Moh. Arifin menanyakan ada yg kenal ta dengan si pelaku. Akhirnya mas dani menjawab. Kata orang yg negur saya tadz. Dia bernama R. tanpa menunggu lama ustadz. Moh. Arifin beserta putranya. Yang bernama m. Maulidur rizal. Bergerak mencari informasi siapa yang tau tempat tinggal R akhirnya putra dari ustadz. Moh. Arifin. Yaitu membawa anak buahnya. Menyamperi rumah teman dari si pelaku yang berada di kampung ambengan selatan karya tersebut. Akhirnya di bawalah temannya si pelaku yang bernama imam.kemudian ustadz. Arifin bertanyak,kamu tau rumahnya R si imam menjawab tau ustadz….tanpa menunggu lama ustadz.
Arifin beserta santri dan putranya bergegas berangkat menuju rumah tersangka atas petunjuk arah teman nya yang bernama imam.tibalah di lokasi rumah tersangka yg berada di jln. Pacarkembang V bergegas ustadz arifin beserta putra dan penunjuk jalan masuk ke rumah si pelaku. Melihat sepeda sipelaku ada langsung aja ustadz arifin menuju rumah kosnya. Tiba di tempat banyak ibu – ibu duduk di depan rumah pelaku. Ustadz arifin bertanyak. Apabenar ini rumah R? Apa R ada bu… Dijawab oh ada mas baru datang. Masuklah ustadz arifin dan bertemulah dengan si pilaku. Tanpa berbasa basi ustadz arifin langsung thodepoin menanyakan barang curiannya dengan nada tinggi.
Namun si pelaku masih mengelak. Akhirnya setelah di jelaskan bahwa ada saksi. Akhirnya pelaku mengakuinya. Dan dia bilang mencuri karna terpaksa kebutuhan untuk beli susu si kecil.dan setelah di tanyak tentang barang curiannya. Dia bilang sudah di jual di daerah kalijudan seharga 125.000 ribu rupiah Dan dia pulang hanya bawa uang 75000 ribu rupiah karna sudah dibuat beli susunya anaknya. Tanpa lama ustadz.arifin membawa tersangka kekediaman beliau. Setelah tiba di rumah ustadz. Arifin pelaku diamankan di rumah beliau untuk menghindari hal amukan masa yang udah menumpuk. Setelah itu ustadz arifin segera menghubungi babinkamtibmas.polsek tambaksari. AIPTU H. AGUS WIBOWO. dan ketua RT. 10 BAPAK JORHAN EFENDI ( PAK JEK) dan seluruh pengurus kampung anti maling. Ambengan selatan karya.melihat masa semakin banyak.
Akhirnya tersangka di bawa ke kantor polsek tambaksari dengan di dampingi ustadz. Arifin sebagai tokoh agama. Bapak jorhan efendi (pak. Jek) sebagai ketua rt. 01 bapak kokok.sebagai tokoh masyarakat. Mas rizal sebagai perwakilan warga. Dan juga si korban. Ikut serta ke kantor polsek tambaksari. Setelah tiba di kantor di lakukan intrograsi oleh yangberwajib. Dan dilakukan mediasi antara korban dan pelaku.alhasil ada kata mufakat dan atas pertimbangan dari pihak tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua rt Dan korban.
Akhirnya secara kekeluargaan dan si korban meminta ganti rugi.dan di buatkan pernyataan agar tidak di ulangikembali,sebelum di lakukan kekeluargaan dari rekan rekan reskrim melakukan pengembangan ke lokasi penadah atau pembeli barang curian tersebut yang berada di daerah kalijudan.
Yang sangat kami miriskan pelaku dulunya adalah warga ambengan selatan karya juga. Dia tumbuh dewasa di kampung ambengan selatan karya.
Tapi kenama dia berani mengacak ngajak kampung dimana dia dilahirkan. Disaat keruh keruhnya kampung ambengan selatan karya yang sering kehilangan, dan saat lagi gencar gencarnya di lakukan pengamanan di kampung ambengan selatan karya. Ingat kejahatan bukan hanya dari luar tapi bisa juga karna adanya kesempatan.kadi waspadalah.

Dan jadilah polosi buat diri kita sendiri.semoga dengan kejadian ini bisa menjadi efek jera bagi siapa saja yang ingin melakukan kejahatan di wilayah kampung anti maling.ambengan selatan karya. Rt. 01/rw.05 kelurahan pacarkeling kecamatan tambaksari surabaya. (MOH. ARIFIN)
editor : Ida











