Diduga Kades Karang Asem Timur Kec.Citeureup, Sony Priyanto Usir Wartawati.

banner 468x60

 

WH.BOGOR – Diduga Lagi-lagi , terjadi pengusiran terhadap wartawan.Kali ini kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Bogor Jawa Barat kepada empat wartawati yang hendak melakukan peliputan di desa Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, pengusiran itu dilakukan langsung oleh kepala desa (Kades) tersebut Sony Priyanto, pada Kamis (10/10/2024).

Awalnya, keempat wartawati yang berasal dari berbagai media ini mendatangi kantor desa Karang Asem Timur dengan maksud hendak konfirmasi terkait program bantuan keuangan infrastuktur desa yang dikucurkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Namun, pada saat menanyakan keberadaan kades kepada staff yang ada pada saat itu, staff ini berbohong mengatakan kades sedang tidak berada di tempat ada kegiatan diluar padahal kades ada diruangannya.

Pasalnya, keempat wartawati ini melihat kades sedang berada diruangannya bersama salah satu staff wanita dan kades membuka pintu ruangannya secara pelan-pelan seolah-olah mengintip keberadaan keempat wartawati tersebut.

Salah satu dari wartawati ini pun memanggilnya, dengan keterpaksaan kades ini pun keluar menghampiri mereka dan menanyakan maksud kedatangan mereka.

Ada apa buk? tanya Kades.

Yah siraturahmi aja pak, apa yang bisa kami ekspos pak?, pembangunan program bantuan keuangan infrastuktur desa kita sudah dilaksanakan belum pak?, tanya wartawati.

Tunggu diluar aja buk, usir kades.

Kemudian, kempat wartawati ini pun keluar dari dalam kantor desa, tak lama kemudian mereka dihampiri oleh seorang linmas dan berkata,” buk kata pak kades besok aja datang lagi pak kadesnya sudah pulang,” kata linmas.

Wartawati, lah gimana sih pak, tadi pak kades minta kami nunggu diluar jangan didalam kantor desa, kami sudah tunggu dia diluar bapak bilang kades sudah pulang, kalaupun beliau tidak mau ditemuin enggak begini juga caranya pak, tega amat melakukan perempuan seperti ini, kek enggak lahir dari perempuan aja tu kades, kalau enggak mau ditemuin ya bilang aja baik-baik jangan begini caranya, sama aja kades dan staffnya pembohong, pungkas empat wartawati dengan kecewa. (Rachman/Tim)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *